kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.652.000   21.000   0,80%
  • USD/IDR 16.889   19,00   0,11%
  • IDX 8.914   29,17   0,33%
  • KOMPAS100 1.234   7,81   0,64%
  • LQ45 873   6,54   0,76%
  • ISSI 326   1,78   0,55%
  • IDX30 445   4,70   1,07%
  • IDXHIDIV20 526   5,80   1,11%
  • IDX80 137   1,03   0,76%
  • IDXV30 147   2,55   1,76%
  • IDXQ30 143   1,34   0,94%

Ibadah Haji 2020 batal, Rukun Islam itu sudah 40 kali ditiadakan, ini catatannya


Rabu, 03 Juni 2020 / 07:40 WIB
Ibadah Haji 2020 batal, Rukun Islam itu sudah 40 kali ditiadakan, ini catatannya


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

Tahun 865: Ismail bin Yousef alias Al-Safak memimpin pemberontakan terhadap Kekhalifahan Abbasiyah. Al-Safak melancarkan serangan ke Bukit Arafah dan jemaah haji menjadi korban. Walhasil, tahun itu ibadah haji batal.

Tahun 930: Abu Taher al-Janabi, pemimpin syiah menyerbu Mekkah. Sekte yang berbasis di Bahrain itu menganggap haji merupakan ritual penyembah berhala. Pasukan Al-Janabi membunuh sekitar 30.000 jemaah  di Mekkah. Pasukan Al-Janabi menjarah Masjidil Haram dan mencopot Hajar Aswad dari Kabah, lalu membaw kabur ke Bahrain. Saat itu penyelenggaraan haji absen selama sepuluh tahun hingga Hajar Aswad dikembalikan.

Tahun 968: Penyakit menjangkiti Makkah. Unta-unta yang membawa para jemaah calon haji menuju Mekkah mati karena kelangkaan air. Sementara peziarah yang mencapai Mekah tak mampu bertahan menghadapi penyakit.

Tahun 983: Konflik Kekhalifahan Abbasiyah versus Fatimiyah. Penyelenggaraan haji ditiadakan selama beberapa tahun dan baru dibuka kembali tahun 991.

Tahun 1099: Konflik di dunia muslim. Kurangnya persatuan di antara penguasa wilayah Arab mengakibatkan umat Islam khawatir pergi haji.

Berikutnya, haji ditiadakan lantaran beberapa kali wabah. Apa saja? 




TERBARU

[X]
×