kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   30.000   1,05%
  • USD/IDR 17.157   13,00   0,08%
  • IDX 7.624   -52,36   -0,68%
  • KOMPAS100 1.056   -6,56   -0,62%
  • LQ45 760   -4,37   -0,57%
  • ISSI 277   0,16   0,06%
  • IDX30 404   -2,51   -0,62%
  • IDXHIDIV20 489   -2,28   -0,46%
  • IDX80 118   -0,60   -0,51%
  • IDXV30 138   1,46   1,07%
  • IDXQ30 129   -0,80   -0,62%

Ibadah Haji 2020 batal, Rukun Islam itu sudah 40 kali ditiadakan, ini catatannya


Rabu, 03 Juni 2020 / 07:40 WIB


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

Tahun 865: Ismail bin Yousef alias Al-Safak memimpin pemberontakan terhadap Kekhalifahan Abbasiyah. Al-Safak melancarkan serangan ke Bukit Arafah dan jemaah haji menjadi korban. Walhasil, tahun itu ibadah haji batal.

Tahun 930: Abu Taher al-Janabi, pemimpin syiah menyerbu Mekkah. Sekte yang berbasis di Bahrain itu menganggap haji merupakan ritual penyembah berhala. Pasukan Al-Janabi membunuh sekitar 30.000 jemaah  di Mekkah. Pasukan Al-Janabi menjarah Masjidil Haram dan mencopot Hajar Aswad dari Kabah, lalu membaw kabur ke Bahrain. Saat itu penyelenggaraan haji absen selama sepuluh tahun hingga Hajar Aswad dikembalikan.

Tahun 968: Penyakit menjangkiti Makkah. Unta-unta yang membawa para jemaah calon haji menuju Mekkah mati karena kelangkaan air. Sementara peziarah yang mencapai Mekah tak mampu bertahan menghadapi penyakit.

Tahun 983: Konflik Kekhalifahan Abbasiyah versus Fatimiyah. Penyelenggaraan haji ditiadakan selama beberapa tahun dan baru dibuka kembali tahun 991.

Tahun 1099: Konflik di dunia muslim. Kurangnya persatuan di antara penguasa wilayah Arab mengakibatkan umat Islam khawatir pergi haji.

Berikutnya, haji ditiadakan lantaran beberapa kali wabah. Apa saja? 




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×