kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.738.000   -32.000   -1,16%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

Hyundai Motor Company akan benamkan investasi senilai US$ 1,54 miliar di Indonesia


Rabu, 27 November 2019 / 18:53 WIB
ILUSTRASI. Logo Hyundai Motors terlihat pada setir sedan Sonata all-new yang dipajang di kantor pusat perusahaan di Seoul, Korea Selatan, 22 Maret 2019.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Untuk semakin memaksimalkan investasi, Bahlil juga meminta kepada pijak HMC agar menggunakan bahan baku dari Indonesia dan bekerjasama dengan para pengusaha lokal. Ia pun mengambil contoh menggunakan bahan baterai dari Morowali bisa digunakan Hyundai Motor.

"Sehingga nanti bila mobil listrik sudah diproduksi, semuanya menggunakan bahan dari dalam negeri," kata Bahlil.

Baca Juga: Jokowi pastikan Hyundai bangun pabrik di Cikarang pada Januari tahun depan

Bahlil menyebut rencana pengembangan mobil listrik oleh Hyundai Motor ini juga disambut baik oleh perusahaan dalam negeri seperti PT Perusahaan LIstrik Negara (PLN) yang bahkan telah menyediakan sembilan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).

Selain itu, ada juga perusahaan Grab yang menyatakan siap bekerjasama dengan menggunakan mobil listrik di Indonesia sebagai mitranya.

Baca Juga: Investasi Hyundai Motor akan serap sebanyak 3.500 tenaga kerja

Untuk ke depannya, Pemerintah akan melakukan pendekatan terhadap pabrik kendaraan listrik dari negara Asia Timur sehingga untuk selanjutnya bisa memperbesar kemungkinan untuk membangun fasilitas produksinya dan menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi global untuk baterai listrik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×