kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.835   -41,00   -0,23%
  • IDX 6.375   97,87   1,56%
  • KOMPAS100 833   11,37   1,38%
  • LQ45 633   7,57   1,21%
  • ISSI 221   4,34   2,00%
  • IDX30 351   3,57   1,03%
  • IDXHIDIV20 434   1,47   0,34%
  • IDX80 95   1,26   1,34%
  • IDXV30 119   0,20   0,17%
  • IDXQ30 112   0,55   0,49%

HPP dongkrak daya tawar petani tebu


Kamis, 20 Juli 2017 / 20:20 WIB


Reporter: | Editor: Johana K.

JAKARTA. Pembatasan Harga Patokan Petani (HPP) dinilai dapat menjaga harga di tingkat petani. Dampak dari harga yang baik akan membuat kebutuhan gula masyarakat dapat terpenuhi. HPP JUGA akan menaikan daya tawar petani.

Selain itu menurut Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan, Kementerian Perdagangan (Kemdag) Kasan, HPP dapat menekan harga eceran gula dan menjaga inflasi. "Gula merupakan komponenbahan pokok yang menunjang inflasi," terangnya dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Andalan Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) di Jakarta (20/7).

Kebutuhan gula di Indonesia sangat besar. Produksi gula petani Indonesia pun belum mencukupi kebutuhan nasional. Kasan menjelaskan kebutuhan gula Indonesia sekitar 6 juta ton setahun, sedangkan yang dipenuhi oleh produksi petani 2,3 juta ton.

Selain mendapat perlindungan dari HPP, petani juga mendapat perlindungan dari lelang gula industri yang dilakukan Kemdag. Gula rafinasi untuk industri yang masuk ke pasar gula konsumsi membuat harga lebih murah. Gula hasil petani Indonesia digunakan untuk konsumsi.

Gula di Indonesia dibedakan menjadi tiga jenis. Gula mentah, gula konsumsi dan gula rafinasi untuk kebutuhan industri. Lelang gula rafinasi membuat proses lebih transparan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×