kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

HPP dongkrak daya tawar petani tebu


Kamis, 20 Juli 2017 / 20:20 WIB
HPP dongkrak daya tawar petani tebu


Reporter: Abdul Basith | Editor: Johana K.

JAKARTA. Pembatasan Harga Patokan Petani (HPP) dinilai dapat menjaga harga di tingkat petani. Dampak dari harga yang baik akan membuat kebutuhan gula masyarakat dapat terpenuhi. HPP JUGA akan menaikan daya tawar petani.

Selain itu menurut Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan, Kementerian Perdagangan (Kemdag) Kasan, HPP dapat menekan harga eceran gula dan menjaga inflasi. "Gula merupakan komponenbahan pokok yang menunjang inflasi," terangnya dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Andalan Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) di Jakarta (20/7).

Kebutuhan gula di Indonesia sangat besar. Produksi gula petani Indonesia pun belum mencukupi kebutuhan nasional. Kasan menjelaskan kebutuhan gula Indonesia sekitar 6 juta ton setahun, sedangkan yang dipenuhi oleh produksi petani 2,3 juta ton.

Selain mendapat perlindungan dari HPP, petani juga mendapat perlindungan dari lelang gula industri yang dilakukan Kemdag. Gula rafinasi untuk industri yang masuk ke pasar gula konsumsi membuat harga lebih murah. Gula hasil petani Indonesia digunakan untuk konsumsi.

Gula di Indonesia dibedakan menjadi tiga jenis. Gula mentah, gula konsumsi dan gula rafinasi untuk kebutuhan industri. Lelang gula rafinasi membuat proses lebih transparan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×