kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.885   -103,00   -0,57%
  • IDX 6.120   -1,74   -0,03%
  • KOMPAS100 793   -0,59   -0,07%
  • LQ45 607   -1,04   -0,17%
  • ISSI 212   0,62   0,29%
  • IDX30 336   -0,93   -0,27%
  • IDXHIDIV20 428   1,58   0,37%
  • IDX80 91   -0,06   -0,06%
  • IDXV30 116   0,63   0,55%
  • IDXQ30 110   0,09   0,08%

Hipmi: Kegiatan usaha melambat harus dimaklumi


Jumat, 12 Oktober 2018 / 20:08 WIB
ILUSTRASI. Pusat perbelanjaan


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Tax Center Ajib Hamdani memaklumi perlambatan kegiatan dunia usaha pada triwulan III-2018. Pasalnya faktor makroekonomi berpengaruh secara negatif.

"Kalau triwulan III cenderung lebih rendah dari triwulan II, ini dapat dimaklumi karena banyak faktor makro ekonomi yang berpengaruh secara negatif," jelas Ajib kepada Kontan.co.id, Jumat (12/10).

Faktor ekonomi yang berpengaruh negatif antara lain inflasi yang membuat economic cost cenderung tinggi. Serta tren nilai tukar rupiah yang melemah.

Agar selanjutnya pertumbuhan ini bisa lebih terdongkrak, Pemerintah perlu fokus di sektor pertanian, peternakan dan perikanan. Karena sektor inilah yang menjadi competitive advantages

Bank Indonesia (BI) merilis hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) triwulan III-2018 ini melambat ketimbang triwulan II-2018. Pada triwulan III-2018 tercatat 14,23% sedangkan pada triwulan II-2018 tercatat 20,89%.

Sektor yang tumbuh bagus yakni sektor industri manufaktur. Hal ini didorong permintaan pasar domestik yang masih terjaga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×