kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Apindo sebut daya beli masyarakat belum tinggi


Jumat, 12 Oktober 2018 / 19:24 WIB
Apindo sebut daya beli masyarakat belum tinggi
ILUSTRASI. Hariyadi Sukamdani


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani menjelaskan kondisi dunia usaha saat belum sepenuhnya pulih. Justru sebaliknya, Hariyadi mengingatkan untuk berhati-hati.

Merujuk data hasil kegiatan dunia usaha (SKDU) Bank Indonesia mengklaim kegiatan usaha pada triwulan III masih terbilang positif. Walaupun tidak setinggi pertumbuhan periode triwulan sebelumnya.

Dalam hasil survei tercermin nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) kegiatan usaha pada triwulan III-2018 sebesar 14,23%, lebih rendah dari 20,89% pada triwulan II-2018.

"Triwulan III itu harusnya melewat hari raya, harusnya lebih bagus," jelas Hariyadi kepada Kontan.co.id, Jumat (12/10).

Pasalnya daya beli masyarakat saat hari raya jadi tinggi. Namun apabila terjadi perlambatan dunia usaha maka daya beli masyarakat yang belum tinggi.

Hariyadi mengamini bahwa sektor industri pengolahan masih menyumbangkan dampak positif pada dunia usaha. Permintaan di pasar domestik pada industri manufaktur masih terjaga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×