kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

Hingga September 2023, Indonesia Sudah Impor Beras Sebanyak 1,78 Juta Ton


Senin, 16 Oktober 2023 / 13:21 WIB
ILUSTRASI. BPS mencatat, dari awal tahun 2023 hingga Agustus 2023, Indonesia telah mengimpor beras 1,78 juta ton.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, dari awal tahun 2023 hingga Agustus 2023, Indonesia telah mengimpor beras 1,78 juta ton. 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Amalia Adininggar mengungkapkan, Indonesia merogoh kocek sekitar US$ 980 juta untuk mengimpor beras tersebut. 

Sebagian besar beras yang diimpor oleh Indonesia berasal dari negara Thailand. 

"Sebagian besar impor beras Indonesia berasal dari Thailand, dengan nilai impor sebesar US$ 646 juta," terang Amalia dalam konferensi pers, Jumat (16/10) di Jakarta. 

Baca Juga: Tak Bebani APBN, Impor Beras akan Bantu Menjangkar Inflasi

Kemudian disusul dengan Vietnam, di mana nilai impor beras dari negara tersebut mencapai US$ 456 juta dan kemudian impor beras dari India. 

Amalia menambahkan, impor beras pada periode tersebut juga terpengaruh dari adanya kebijakan India yang melakukan larangan ekspor beras dari 20 Juli 2022 hingga 31 Desember 2023. 

Sejak India melakukan restriksi ekspor beras pada Juli 2022, maka porsi impor beras dari India menurun dan bahkan mengecil porsinya pada beberapa waktu terakhir. 

Sehingga, impor beras Indonesia beralih ke negara lain, yaitu Vietnam dan Thailand. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×