kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Hatta terlalu sibuk, revisi DNI terbengkalai


Jumat, 25 Oktober 2013 / 15:07 WIB
ILUSTRASI. Cek Limit dan Biaya Transfer Terbaru Lewat M-Banking BCA Ini. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Menteri koordinator bidang perekonomian Hatta Rajasa mengakui, revisi peraturan presiden terkait bidang usaha tertutup dan terbuka alias daftar negatif investasi (DNI) kendala oleh waktu.

Menurut Hatta, dirinya sudah merencanakan untuk menggelar rapat pembahasan DNI itu awal Oktober. Namun, karena dirinya banyaknya kunjungan ke daerah, dan persiapan hari pangan nasional di Bukittinggi, rencana tersebut sulit direalisasikan.

Nah, rencananya, Hatta akan menggelar rapat koordinasi terakhir dengan Kamar Dagang Indonesia (Kadin) dan beberapa pihak terkait pada tanggal 28 Oktober nanti. "Saya kemarin sibuk rapat, mungkin tanggal 29 Oktober draft akan disampaikan ke Presiden," ujar Hatta, Jumat (25/10) di Jakarta.

Sejauh ini, pemerintah akan merevisi beberapa hal dalam aturan tersebut. Salah satunya adalah, revisi untuk beberapa jenis usaha yang sebelumnya dinyatakan tertutup akan dibuka dengan syarat, seperti industri kesehatan dan Jasa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×