kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

Hatta terlalu sibuk, revisi DNI terbengkalai


Jumat, 25 Oktober 2013 / 15:07 WIB
ILUSTRASI. Cek Limit dan Biaya Transfer Terbaru Lewat M-Banking BCA Ini. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Menteri koordinator bidang perekonomian Hatta Rajasa mengakui, revisi peraturan presiden terkait bidang usaha tertutup dan terbuka alias daftar negatif investasi (DNI) kendala oleh waktu.

Menurut Hatta, dirinya sudah merencanakan untuk menggelar rapat pembahasan DNI itu awal Oktober. Namun, karena dirinya banyaknya kunjungan ke daerah, dan persiapan hari pangan nasional di Bukittinggi, rencana tersebut sulit direalisasikan.

Nah, rencananya, Hatta akan menggelar rapat koordinasi terakhir dengan Kamar Dagang Indonesia (Kadin) dan beberapa pihak terkait pada tanggal 28 Oktober nanti. "Saya kemarin sibuk rapat, mungkin tanggal 29 Oktober draft akan disampaikan ke Presiden," ujar Hatta, Jumat (25/10) di Jakarta.

Sejauh ini, pemerintah akan merevisi beberapa hal dalam aturan tersebut. Salah satunya adalah, revisi untuk beberapa jenis usaha yang sebelumnya dinyatakan tertutup akan dibuka dengan syarat, seperti industri kesehatan dan Jasa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×