kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Hatta terlalu sibuk, revisi DNI terbengkalai


Jumat, 25 Oktober 2013 / 15:07 WIB
Hatta terlalu sibuk, revisi DNI terbengkalai
ILUSTRASI. Cek Limit dan Biaya Transfer Terbaru Lewat M-Banking BCA Ini. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Menteri koordinator bidang perekonomian Hatta Rajasa mengakui, revisi peraturan presiden terkait bidang usaha tertutup dan terbuka alias daftar negatif investasi (DNI) kendala oleh waktu.

Menurut Hatta, dirinya sudah merencanakan untuk menggelar rapat pembahasan DNI itu awal Oktober. Namun, karena dirinya banyaknya kunjungan ke daerah, dan persiapan hari pangan nasional di Bukittinggi, rencana tersebut sulit direalisasikan.

Nah, rencananya, Hatta akan menggelar rapat koordinasi terakhir dengan Kamar Dagang Indonesia (Kadin) dan beberapa pihak terkait pada tanggal 28 Oktober nanti. "Saya kemarin sibuk rapat, mungkin tanggal 29 Oktober draft akan disampaikan ke Presiden," ujar Hatta, Jumat (25/10) di Jakarta.

Sejauh ini, pemerintah akan merevisi beberapa hal dalam aturan tersebut. Salah satunya adalah, revisi untuk beberapa jenis usaha yang sebelumnya dinyatakan tertutup akan dibuka dengan syarat, seperti industri kesehatan dan Jasa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×