kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Hatta : Tarif TDL Industri di Jawa-Bali Lebih Tinggi


Rabu, 14 Juli 2010 / 18:16 WIB


Reporter: Martina Prianti | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Anda pelaku usaha yang berlokasi di pulau Jawa ? Bila iya, bersiaplah untuk mengubah porsi anggaran listrik. Alasannya, pemerintah memutuskan mematok tarif dasar listrik (TDL) yang lebih tinggi dibandingkan daerah lain.

Hatta Rajasa, Menteri Koordinator Perekonomian mengatakan, industri yang ada di Jawa dan Bali, besar kemungkinan akan terkena TDL lebih tinggi dibandingkan persentase TDL usulan awal pemerintah sebesar 15% untuk industri. "Saya harus buka lagi, daerahnya Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur sampai Bali," ucap dia di kantornya usai mengikuti rapat dengan Bank Indonesia, Rabu (14/7).

Pernyataan Hatta tersebut melengkapi pernyataannya yang tadi pagi mengatakan, pemerintah melakukan exercise kenapa ada kenaikan TDL yang bisa naik mencapai 40% karena faktor multiguna dan daya maksimum. "Hanya industri tertentu misalnya yang di atas 40% itu ada tiga, industri besar di seluruh Jawa," ucap Hatta pagi tadi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×