kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Hatta: Proyek Jembatan Selat Sunda tetap berlanjut


Kamis, 04 Juli 2013 / 10:37 WIB
ILUSTRASI. Daftar Harga Sepeda Gunung Thrill Ricochet Series Januari 2022, Ada Banyak Model


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Dikky Setiawan

MEDAN. Meski hingga kini belum ada kepastian mengenai pembiayaan mega proyek Jembatan Selat Sunda (JSS) yang diperkirakan menelan biaya Rp 100 triliun, tetapi Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa memastikan proyek tersebut akan tetap berjalan.

Hatta menegaskan, bagi pemerintah, JSS menjadi salah satu pendukung program Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di kawasan Sumatera.

"Insya Allah, doakan saja. Meskipun ada hambatan-hambatan, pemerintah tetap akan membangun JSS, sehingga semuanya menjadi terintegrasi," kata Hatta saat ditemui di Medan, Rabu (3/7).

Sayangnya. Hatta enggan menanggapi polemik seputar pembiayaan proyek JSS tersebut. Dia hanya bilang, dengan terwujudnya pembangunan JSS, maka Indonesia akan terkoneksi secara global.

Sekadar catatan, dalam proyek JSS terjadi perbedaan pendapat mengenai pembiayaannya. Beda pendapat itu justru terjadi di internal pemerintah, yakni antara Mantan Menteri Keuangan Agus Martowardojo yang kini menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia dengan Menko Perekonomian Hatta Rajasa.

Sebelumnya, Agus Marto menginginkan adanya peran pemerintah dalam pembiayaan studi kelayakan.Sehingga, proyek tersebut dapat dilakukan dengan konsep good governance yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sementara Hatta justru menginginkan 100% pembiayaan diserahkan ke swasta agar tidak membebani Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×