kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Hatta : Penghematan anggaran belum berjalan


Senin, 06 September 2010 / 20:23 WIB


Reporter: Martina Prianti | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, menegaskan pemerintah mengakui kecilnya proporsi belanja modal untuk pembangunan infrastruktur dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Alokasi untuk pembangunan infrastruktur memang masih jauh lebih kecil dibandingkan alokasi anggaran untuk belanja pegawai dan barang.

Hatta menilai banyak pos anggaran yang disinyalir menjadi penyebab lemahnya belanja modal itu."Pemerintah harus menyisir pos-pos yang bisa kita alihkan untuk pembangunan infrastruktur. Saya setuju saatnya kita mendorong infrastruktur seperti penyediaan air bersih karena iklimnya bagus," ucap Hatta, Senin (6/9).

Menurut data Kementerian Keuangan, tahun ini belanja barang ditetapkan sebesar Rp 112,594 triliun lebih besar jika dibandingkan belanja modal yang hanya Rp 95 triliun. Repotnya lagi dari Rp 112,594 triliun belanja barang, 17,3 persen atau sekitar Rp 19,5 triliun dialokasikan pemerintah untuk belanja perjalanan.

Sementara untuk tahun depan polanya tidak jauh berbeda. Belanja barang mencapai Rp 131,533 triliun lebih besar dibandingkan dengan belanja modal yang hanya Rp 121,658 triliun. Kenaikan belanja barang juga diikuti oleh kenaikan biaya perjalanan dinas yang mencapai Rp 20,912 triliun pada tahun depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×