kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Hashim Sebut Investor Qatar Mulai Bangun 1 Juta Unit Apartemen April 2025


Rabu, 26 Februari 2025 / 15:09 WIB
Hashim Sebut Investor Qatar Mulai Bangun 1 Juta Unit Apartemen April 2025
ILUSTRASI. Hashim Djojohadikusumo mengatakan bahwa investor Qatar yang telah melakukan kerja sama dalam mendorong program 3 juta rumah.


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan, Hashim Djojohadikusumo mengatakan bahwa investor Qatar yang telah melakukan kerja sama dalam mendorong program 3 juta rumah, akan mulai melakukan pembangunan pada April 2025.

Hashim menjelaskan, program ini bukan hanya menyasar pada pembangunan dalam bentuk rumah saja melainkan pembangunan apartemen, seperti yang dilakukan oleh investor asal Qatar ini.

“Proyek pertama nanti bulan April (2025) setelah Lebaran, Investor dari Qatar bawa modal untuk membangun 1 juta unit apartemen,” ujarnya dalam acara CNBC Economic Outlook 2025, Jakarta, Rabu (26/2).

Baca Juga: Danantara Resmi Berdiri, Ara Harap Bakal Bantu Pembiayaan Program 3 Juta Rumah

Hashim menyebutkan, nilai investasi yang dibenamkan oleh Qatar untuk 1 juta unit apartemen mencapai US$ 18 miliar hingga US$ 20 miliar atau sekitar Rp 295 triliun hingga Rp 328 triliun (kurs: Rp 16.388).

“Nanti akan dibawa lagi dari pemerintah Qatar Untuk 3 juta sampai 5 juta apartemen dan rumah di perdesaan,” sebutnya.

Tak hanya itu, Hashim mengungkapkan, pemerintah Abu Dhabi melalui BUMN-nya bernama Mubadala Investment Company, juga bakal membenamkan investasinya untuk pembangunan 1 juta unit apartemen.

“Kawan-kawan perumahan semakin optimis, dana bakal ada, investor banyak, India bersedia Singapura bersedia, Turki saya sudah baru dapat proposal dari Turki. Banyak yang bersedia untuk memberikan modal untuk membiayai,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Hashim menambahkan, lewat program 3 juta rumah per tahun mampu mendompleng pertumbuhan ekonomi 2% hingga 3% per tahun.

“Kita sudah hitung, saya konsultasi beberapa konsultan asing mereka perkirakan ini bisa tumbuh 2% sampai 3% per tahun,” tandasnya.

Baca Juga: Kode Hashim ke Anak Buah Sri Mulyani: Minta Tarif PPh Badan Turun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×