kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.827.000   -10.000   -0,35%
  • USD/IDR 17.049   32,00   0,19%
  • IDX 7.048   -43,45   -0,61%
  • KOMPAS100 972   -4,90   -0,50%
  • LQ45 716   -1,68   -0,23%
  • ISSI 251   -1,25   -0,50%
  • IDX30 389   -0,10   -0,03%
  • IDXHIDIV20 487   -1,85   -0,38%
  • IDX80 110   -0,59   -0,54%
  • IDXV30 135   -0,95   -0,70%
  • IDXQ30 127   0,03   0,02%

Ekonom: THR dan BHR Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal I-2026


Jumat, 06 Maret 2026 / 21:14 WIB
Ekonom: THR dan BHR Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal I-2026
ILUSTRASI. Proyeksi cerah untuk ekonomi Indonesia di Kuartal I 2026 berkat THR dan BHR. Analisis Wijayanto Samirin ungkap alasannya.


Reporter: Zendy Pradana | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin memprediksi dengan adanya tunjangan hari raya (THR) dan bonus hari raya (BHR) bisa mendongkrak perekonomian Indonesia pada kuartal I-2026.

Menurutnya, THR dan BHR dinilai bisa mendongkrak sistem perekonomian pada kuartal I karena menjadi sebuah momen yang paling ditunggu oleh masyarakat Indonesia.

"THR dan BHR sudah lama ditunggu, tentunya ini akan mendongkrak belanja konsumsi RT. Impact bagi pertumbuhan ekonomi Q1 (Kuartal I) 2026 akan sangat signifikan," ujar Wijayanto Samirin saat dikonfirmasi, Jumat (6/3/2026).

Wijayanto menjelaskan, dengan adanya momen Lebaran ini, justru bisa mendongkrak belanja ritel sampai 40%.

Baca Juga: Defisit APBN Mengancam: Insentif Mobil Listrik 2026 Terancam Batal

"(Dongkrak Kuartal I) Sangat, Q1 (Kuartal I) 2026 sangat beruntung, karena ada kombinasi dampak ikutan Nataru dan dampak Lebaran. Kombinasi kedua event tersebut mewakili 30%-40% belanja ritel sepanjang tahun," beber Wijayanto.

Sebagai informasi, total anggaran pembayaran THR Idulfitri 2026  untuk ASN mencapai Rp 55 triliun. Angka ini meningkat sekitar 10% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 49 triliun.

Anggaran tersebut dialokasikan untuk 2,4 juta ASN pusat termasuk TNI dan Polri sebesar Rp 22,2 triliun, 4,3 juta ASN daerah sebesar Rp 20,2 triliun, dan 3,8 juta pensiunan sebesar Rp 12,7 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×