kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -35.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.315   -19,16   -0,30%
  • KOMPAS100 830   -5,48   -0,66%
  • LQ45 627   -5,43   -0,86%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 353   -3,74   -1,05%
  • IDXHIDIV20 435   -6,25   -1,42%
  • IDX80 95   -0,51   -0,53%
  • IDXV30 119   -0,20   -0,17%
  • IDXQ30 113   -1,54   -1,35%

Harga Minyak Tembus ke US$ 100 per Barel, Prabowo Minta Purbaya Siapkan Antisipasi


Jumat, 24 Juli 2026 / 16:59 WIB
Harga Minyak Tembus ke US$ 100 per Barel, Prabowo Minta Purbaya Siapkan Antisipasi
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (KONTAN/Nurtiandriyani S)


Reporter: kompas.com | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah mulai menyiapkan langkah antisipasi menghadapi kenaikan harga minyak dunia setelah Presiden Prabowo Subianto meminta Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyusun berbagai skenario fiskal. 

Langkah ini dilakukan untuk menghitung dampak lonjakan harga minyak terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), menyusul harga minyak yang menembus level US$ 100 per barel pada akhir perdagangan Kamis (23/7/2026).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, Presiden meminta simulasi dilakukan dengan berbagai skenario harga minyak, tidak hanya pada level US$ 100 per barel, agar pemerintah memiliki gambaran mengenai kebutuhan penyesuaian anggaran jika harga energi terus meningkat.

Baca Juga: AS Sebut Kecil Kemungkinan Harga Minyak Tembus US$ 200 per Barel, Ini Penyebabnya

"Presiden meminta kami melakukan simulasi untuk berbagai skenario harga minyak," ujar Purbaya di Kemenkeu, Jumat (24/7/2026).

Purbaya menjelaskan, simulasi tersebut bertujuan mengukur dampak kenaikan harga minyak terhadap APBN sekaligus menyiapkan langkah mitigasi yang diperlukan apabila harga minyak terus bergerak naik.

Meski demikian, ia menegaskan kondisi fiskal Indonesia masih cukup kuat untuk menyerap tekanan akibat kenaikan harga minyak. 

Pemerintah juga memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tetap dijaga agar tidak membebani masyarakat.

Menurut Purbaya, level harga minyak yang kini kembali menyentuh US$ 100 per barel masih sesuai dengan asumsi yang digunakan pemerintah dalam penyusunan APBN. 

Karena itu, kondisi tersebut belum dipandang sebagai ancaman baru bagi keuangan negara.

Baca Juga: Serangan Tanker di Pelabuhan Irak Picu Gangguan Energi, Harga Minyak Tembus US$100

Ia menambahkan, pemerintah telah memiliki pengalaman menghadapi kondisi serupa sehingga penyesuaian anggaran dapat dilakukan bila diperlukan tanpa menimbulkan guncangan besar terhadap APBN.

Sumber: https://money.kompas.com/read/2026/07/24/154832726/prabowo-minta-purbaya-siapkan-skenario-antisipasi-harga-minyak-100-dollar-as?source=headline.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×