kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Harga Minyak Curah Naik, Pedagang Minta Pasokan Minyakita Ditambah


Selasa, 14 April 2026 / 14:41 WIB
Harga Minyak Curah Naik, Pedagang Minta Pasokan Minyakita Ditambah
ILUSTRASI. Minyakita dipajang pada etalase pedagang sembako di pasar (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pedagang pasar meminta pasokan Minyakita seiring dengan peningkatan permintaan minyak goreng pemerintah tersebut. 

Pedagang Pasar Minggu, Retno mengatakan bahwa pasokan Minyakita mulai seret usai libur lebaran berakhir. Padahal menurutnya, permintaan Minyakita meningkat seiring dengan kenaikan harga minyak curah. 

"Setelah Lebaran kuotanya dikurangi dikit, makanya kami minta tambah lagi. Karena peminatnya banyak," kata Retno saat dijumpai di kiosnya, Selasa (14/4/2026). 

Baca Juga: Menhaj Buka Suara Soal War Ticket Haji

Retno mengaku saat ini hanya mendapatkan pasokan tak lebih dari 100 dus. Padahal sebelumnya bisa mendapatkan hingga 400 dus dalam satu kali pengiriman. 

Sementara terkait harga, Retno menyebut Minyakita menjadi satu-satunya merek minyak goreng yang tak mengalami kenaikan harga di tengah isu kenaikan harga kemasan plastik. "Harganya masih sama di satu liternya Rp 15.700," jelas Retno. 

Hal serupa juga dinyatakan oleh Rudi salah satu Pedagang di Pasar Minggu. Dia menyebut banyak konsumen yang mulai beralih dari minyak goreng curah ke Minyakita karena dianggap lebih murah. 

Rudi mengatakan bahwa harga minyak goreng curah mengalami lonjakan mencapai Rp 23.000/liter. Kenaikan terjadi karena harga plastik yang turut mengalami lonjakan harga. 

"Minyak curah ini jadi Rp 23.000/liter karena plastiknya mahal. Biasanya cuma Rp 15.000/liter," ungkap Rudi. 

Untuk itu, Rudi juga berharap pasokan Minyakita bisa ditambah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. 

"Makanya kita minta tambah untuk Minyakita karena makin banyak peminatnya. Mudah-mudahan ditambah," urai Rudi. 

Baca Juga: Biaya Penerbangan Haji Naik, Menhaj Minta Restu Komisi VIII DPR RI

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×