kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.546.000   -13.000   -0,51%
  • USD/IDR 18.174   8,00   0,04%
  • IDX 5.048   -50,10   -0,98%
  • KOMPAS100 651   -5,34   -0,81%
  • LQ45 514   -1,09   -0,21%
  • ISSI 170   -1,93   -1,13%
  • IDX30 289   0,00   0,00%
  • IDXHIDIV20 390   2,11   0,54%
  • IDX80 75   -0,47   -0,62%
  • IDXV30 109   1,52   1,41%
  • IDXQ30 98   -0,10   -0,10%

Harga gula pasir masih mahal, ini penyebabnya menurut Kementerian Perdagangan


Selasa, 26 Mei 2020 / 13:22 WIB
ILUSTRASI. Seorang pedagang menunjukkan gula pasir pasokan dari Bulog yang dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) saat Operasi Pasar Gula Pasir Bulog di Pasar Bulu, Semarang, Jawa Tengah, Senin (18/5/2020). Operasi Pasar yang digelar Perum Bulog Kanwil Jateng it


Reporter: Lidya Yuniartha, Syamsul Ashar | Editor: Syamsul Azhar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga gula pasir di tingkat konsumen di dalam negeri masih cukup mahal. 

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPSN) mencatat sampai tanggal 21 Mei lalu harga gula masih masih bertengger jauh di atas harga patokan yang sebesar Rp 12.500 per kilogram.

Menurut catatan PIHPSN harga gula pasir premium rerata masih Rp 18.650 per kilogram. Sementara harga gula pasir lokal masih di kisaran Rp 17.200 per kilogram.

Baca Juga: Catat ya bagi warga yang terlanjur mudik, masuk Jakarta wajib rapid test dan tes PCR

Kementerian Perdagangan (Kemdag) mengakui pasokan gula kristal putih (GKP) di pasar dalam negeri mengalami kekurangan.

Penyebabnya kegiatan impor dari sejumlah negara seperti India, Thailand dan Australia terganggu pasca penerapan  lockdown guna mengurangi penyebaran Covid-19. 

Akibatnya, impor Gula Kristal Mentah (GKM) sebagai bahan baku GKP yang semula diperkirakan bakal masuk Indonesia pada Maret dan April 2020 menjadi mundur hingga akhir Mei atau Juni 2020. 

Baca Juga: Maaf! Jakarta tidak ramah bagi pemudik bandel, masuk Jakarta wajib rapid test dan PCR

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemdag, Indrasari Wisnu Wardhana menjelaskan, akibat lockdown jalur saat ini transportasi dan logistik dari sentra produksi menuju pelabuhan muat di negara importir terganggu.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×