CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.018,99   5,77   0.57%
  • EMAS992.000 -0,70%
  • RD.SAHAM -0.20%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.12%

Harapan Jokowi Terhadap Ibu Kota Baru di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur


Sabtu, 29 Januari 2022 / 17:01 WIB
Harapan Jokowi Terhadap Ibu Kota Baru di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo menijau calon ibu kota baru bersama gubernur kaltim Isran Noor di Puncak bukit Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Rabu (18/12)


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Pemerintah mencanangkan pemindahan ibukota negara (IKN) pada tahun 2024 mendatang ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuturkan, program pembangunan IKN di Kalimantan Timur merupakan bagian penting dari transformasi struktural yang dilakukan pemerintah.

"Program IKN bukan sekedar pindah gedung pemerintahan, bukan itu. Pindah ibukota adalah pindah cara kerja, pindah mindset dengan berbasis pada ekonomi modern, dan membangun kehidupan sosial lebih adil dan inklusif," kata Jokowi dalam Pembukaan Rakernas Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) 2022 secara virtual, Sabtu (29/1).

Lebih lanjut, program IKN ada dijadikan pemerintah sebagai sebuah showcase transformasi baik di bidang lingkungan, cara kerja, basis ekonomi, teknologi, pelayanan kesehatan dan pendidikan yang lebih berkualitas. Serta transformasi tata sosial yang lebih majemuk, toleran dan menjunjung tinggi etika dan akhlak mulia.

Baca Juga: Ahok Pilihan PDI-P Menjadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN)

Program IKN dan beberapa transformasi besar yang sedang berlangsung ditegaskan membutuhkan dukungan semua pihak. Oleh karena Jokowi meminta adanya kontribusi dari para cendekiawan muslim Indonesia, yang tergabung dalam ICMI untuk berkontribusi di dalamnya.

"Saya meyakini ICMI mempunyai kapasitas besar untuk berkontribusi gagasan, pemikiran bukan hanya menjadi role model Islam Rahmatan Lil'alamin tapi juga kontribusi profesional seperti keahlian masing-masing untuk menjamin kemajuan Indonesia maju," ujarnya.

Pemerintah saat ini tengah mengawal beberapa transformasi besar, yaitu melakukan transformasi struktural agar Indonesia semakin kompetitif di tengah tingginya kompetisi ditingkat global.

Menghadapi dunia yang semakin kompetitif maka, pembukaan lapangan kerja seluas-luasnya sangat diperlukan. Selain itu, Jokowi juga menyebut, pentingnya mensejahterakan petani, nelayan, buruh industri, serta memfasilitasi pelaku UMKM untuk naik kelas dengan digitalisasi.

Baca Juga: Gelaran B20 Diharapkan Dapat Menyuarakan Isu Pembahasan dari Indonesia

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×