kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Hakim Kartini tidak tahu keterlibatan koleganya


Kamis, 23 Agustus 2012 / 14:11 WIB
ILUSTRASI. Cuplikan adegan film Gone Girl


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can


JAKARTA. Tersangka dugaan suap Kartini Marpaung mengaku tidak mengetahui keterlibatan hakim lain dalam kasusnya. Hakim adhoc Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang ini mengaku tidak tahu.

"Saya tidak tahu," katanya kepada wartawan di depan rumah tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (23/8).

Kartini tertangkap tangan menerima suap dari seorang pengusaha bernama Sri Dartuti. Dia menerima uang sebesar Rp 150 juta dari kolenganya Heru Kusbandono yang juga seorang hakim adhoc Pengadilan Tipikor di Pontianak, Kalimantan Barat.

Pemberian uang ini untuk mengatur putusan korupsi yang melibatkan Ketua DPRD Grobongan, Jawa Tengah, Muhammad Yaeni. KPK juga telah menetapkan Heru dan Sri Dartuti sebagai tersangka.

KPK sedang menelusuri keterlibatan hakim lainnya yang sedang menangani perkara tersebut. Selain Kartini, ada hakim lain lainnya termasuk hakim karis yakni Asmadinata dan Lilik Nuraeni.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×