Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) mencatat lonjakan volume kendaraan yang melintas di Ruas Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) pada H+1 Hari Raya Idulfitri 1447 H atau Minggu, 23 Maret 2026. Kenaikan ini menunjukkan bahwa arus keberangkatan dari Jakarta menuju arah Timur masih terus mengalir pasca hari raya.
GM Operasi dan Pemeliharaan PT JJC, Desti Anggraeni menyebutkan, berdasarkan data lalu lintas, volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui jalur MBZ tercatat mencapai hampir 50.000 kendaraan.
"Volume kendaraan meninggalkan Jakarta tercatat sebanyak 49.892 kendaraan, meningkat 114,67% dibandingkan lalu lintas normal sebesar 23.241 kendaraan," ujarnya melalui keterangan resmi, Senin (23/3/2026).
Baca Juga: One Way Nasional Arus Balik Lebaran 2026 Dimulai Hari Ini (24/3), Cek Jadwal & Rute
Desti menuturkan, pada pagi hari, kenaikan melesat hingga 157,36%, disusul kenaikan 64,79% pada periode siang, dan kembali meningkat signifikan sebesar 131,75% pada periode malam hari dibandingkan kondisi normal.
Tak hanya arus keluar, kendaraan yang mengarah menuju Jakarta juga terpantau meningkat. Total kendaraan yang melintas masuk ke arah ibu kota mencapai 45.429 unit, atau tumbuh sebesar 36,45% dari lalu lintas normal yang sebesar 33.293 kendaraan.
Secara rinci, arus menuju Jakarta pada periode pagi tercatat naik 55,66%, kemudian periode siang meningkat 22,15%, dan periode malam hari kembali melonjak 46,63% dibandingkan kondisi normal. Secara akumulatif, total mobilitas di Ruas Jalan Layang MBZ dari kedua arah menembus 95.321 kendaraan.
Kondisi tersebut mengonfirmasi bahwa pergerakan masyarakat pada momen H+1 lebaran tahun ini masih sangat tinggi. Baik kendaraan yang meninggalkan Jakarta maupun yang menuju Jakarta menunjukkan tren pertumbuhan yang signifikan di atas angka rata-rata harian.
Guna menjaga kelancaran, manajemen PT JJC terus mengimbau seluruh pengguna jalan yang melintasi Ruas Jalan Layang MBZ untuk selalu memprioritaskan keselamatan.
Baca Juga: Jasa Marga Catat 85.562 Kendaraan Menuju Bandung-Rancaekek di H+1 Lebaran
Pengendara diharapkan memastikan kondisi fisik pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum melaju di jalan layang terpanjang tersebut.
Selain itu, para pemudik diingatkan untuk menjaga kecukupan daya listrik atau bahan bakar minyak (BBM) serta mewaspadai perubahan cuaca mendadak.
"Antisipasi potensi perubahan cuaca, khususnya hujan yang dapat memengaruhi jarak pandang dan kondisi permukaan jalan, sehingga perjalanan dapat berlangsung aman dan nyaman hingga sampai ke tempat tujuan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













