kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Gugus Tugas : Tidak ada kasus baru di 48 kabupaten/kota


Selasa, 14 Juli 2020 / 14:26 WIB
Gugus Tugas : Tidak ada kasus baru di 48 kabupaten/kota
ILUSTRASI. Corona di Indonesia


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, zonasi wilayah resiko Covid-19 di seluruh kabupaten/kota tetap sama. Dari hasil update data per 12 Juli disebutkan, ada 48 kabupaten/kota yang tidak mengalami penambahan kasus baru.

"48 kabupaten/kota tidak ada kasus baru," kata Wiku di Graha BNPB, Selasa (14/7).

Selain itu, terdapat 54 kabupaten/kota tidak terdampak. Meski begitu, masih terdapat 31 kabupaten/kota dengan resiko tinggi, 177 kabupaten/kota dengan resiko sedang dan 204 kabupaten/kota dengan resiko rendah.

Baca Juga: Menteri Terawan ganti istilah ODP, PDP, dan OTG Covid-19, mengapa?

Wiku menambahkan, perkembangan kabupaten/kota dengan resiko tinggi berubah-ubah. Jika per 31 Mei lalu, terdapat 108 kabupaten/kota dengan resiko tinggi, pada 21 Juni turun menjadi 57 kabupaten/kota dengan resiko tinggi. Penurunan juga kembali terjadi per 12 Juli, dengan ada 31 kabupaten/kota dengan resiko tinggi. 

Walau begitu, Wiku tetap meminta semua pihak tetap waspada agar zonasi wilayah dapat lebih baik lagi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×