kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Gubernur BI optimistis cadangan devisa akhir April 2020 akan meningkat


Selasa, 14 April 2020 / 17:28 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan konferensi pers melalui fasilitas live streaming di Jakarta, Selasa (7/4/2020).


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memprediksi jumlah cadangan devisa (cadev) bakal kembali meningkat di akhir April 2020. Optimisme itu didasarkan pada keputusan pemerintah menerbitkan pandemic bond sebesar US$ 4,3 miliar.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, posisi cadev tersebut lebih dari cukup "untuk memenuhi kebutuhan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah serta kebutuhan untuk stabilisasi nilai tukar rupiah," kata Perry, Selasa (14/4) lewat video conference.

Baca Juga: Fokus stabilisasi rupiah, BI perlu tahan bunga acuan dalam RDG bulan ini

Sebelumnya, pada akhir bulan Maret 2020, cadev tercatat sebesar US$ 121,0 miliar atau sempat ambles sekitar US$ 9,4 miliar.

Bank Sentral mengatakan bahwa penurunan cadev tersebut akibat penggunaannya untuk stabilkan nilai tukar rupiah sebesar US$ 7 miliar dan membayar utang jatuh tempo sebesar US$ 2 miliar.

Meski mengalami penurunan, posisi cadev tersebut masih setara dengan pembiayaan 7,2 bulan impor atau 7,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri (ULN) pemerintah.

Baca Juga: Suku bunga diprediksi tetap, simak rekomendasi analis

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×