kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Gubernur BI: Layanan Perbankan Digital Bisa Mencapai Lebih dari Rp 64.000 Triliun


Sabtu, 13 Mei 2023 / 15:39 WIB
Gubernur BI: Layanan Perbankan Digital Bisa Mencapai Lebih dari Rp 64.000 Triliun
ILUSTRASI. Gubernur BI mengatakan Indonesia menjadi salah satu negara di ASEAN yang paling cepat akselerasi keuangan digitalnya. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/tom.


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan Indonesia menjadi salah satu negara di ASEAN yang paling cepat akselerasi keuangan digitalnya dengan elektronifikasi transaksi-transkasi pemerintah baik di pusat dan daerah,

Saat ini penggunaan ekonomi digital elektronik sampai pembayaran di segala sektor yang besar sampai ke pasar tradisional, maupun di tempat-tempat ibadah menggunakan pembayaran digital.

"Bahkan uang elektronik tahun ini diperkirakan tumbuh lebih cepat mencapai Rp 495 triliun, transaksi e-commerce bisa mencapai Rp 533 triliun, bahkan layanan perbankan digital bisa mencapai lebih dari Rp 64.000 triliun apakah transfer maupun juga transaksi-transaksi lain," kata Perry, Senin (8/5).

Baca Juga: Gubernur BI Singgung Bahaya Ketergantungan Dolar di Pertemuan ASEAN+3

Perry mengatakan, BI berkomitmen menjadikan digitalisasi pembayaran menjadi episentrum ekonomi keuangan digital Indonesia, dan ini diwujudkan dengan diterbitkan dengan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI).

"Sejak diterbitkan BSPI kita betul-betul memiliki satu visi dan misi. BI sudah launching BI Fast yang sekarang sudah hampir 1 miliar transaksi per hari, selanjutkan akan kita meluncurkan kartu kredit pemerintah, ini untuk bangun konektivitas digital sebagai satu nusa digitalisasi keuangan indonesia," kata Perry.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×