kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Golkar: Utang Lapindo merugikan secara politis


Kamis, 28 Februari 2013 / 21:03 WIB
ILUSTRASI. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto


Reporter: Noverius Laoli

JAKARTA. Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Agung Laksono mengatakan persoalan pembayaran ganti rugi Bakrie untuk para korban lumpur Lapindo merugikan Partai Golkar secara politis. Pasalnya, persoalan lumpur Lapindo selalu dikaitkan dengan partai. Oleh karena itu, Agung meyakini sisa utang Lapindo akan diselesakan secepatnya.

"Kalau jadwal (pembayaran) saya belum tahu gambarannya, tapi komitmen (melunasi) sudah," ujar Agung di Kantor Presiden, Kamis (28/2).

Agung mengatakan, meskipun secara finansial belum begitu siap, tapi pihak Minarak Lapindo akan berusaha mencari jalan keluar. Apalagi sisa utangnya tinggal Rp 800 miliar lagi. Menurut Agung sisa utang itu hanya buntutnya saja dan segera akan dilunasi. Sebab jika sisa utang itu tak kunjung dibayar, akan sangat merugikan bagi Partai Golkar.

Sebelumya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sempat mendesak agar Lapindo segera melunasi sisa utangnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×