kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Pohan: Presiden hanya ingatkan kewajiban Lapindo


Jumat, 15 Februari 2013 / 15:03 WIB
ILUSTRASI. Promo KFC terbaru Goceng Plus bisa nyemil enak mulai Rp 4.000-an. (Dok/KFC)


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Wakil Sekertaris Jenderal Partai Demokrat Ramadhan Pohan menampik adanya upaya politis yang disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menyudutkan Partai Golkar.  Pernyataan Ramadhan Pohan itu terkait imbauan agar PT Minarak Lapindo Jaya segera melunasi kewajiban pada korban Lapindo.

Menurutnya, apa yang dilakukan Ketua Majelis Tinggi Demokrat itu hanya untuk mengingatkan saja karena kasus tersebut sudah berlarut-larut.

“Pak SBY mengingatkan kewajiban yang harus dipenuhi Lapindo. Kasihan rakyat seperti diombang-ambing dalam ketidakpastian Lapindo,” kata Ramadhan dalam pesan singkatnya, Jumat (15/2).

Anggota komisi I DPR itu menambahkan, Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie sebagai salah satu pemegang saham PT Minarak Lapindo Jaya harus ikut menjaga wibawa pemerintahan SBY. Bahkan, kata dia, Ketum Golkar yang kerap disapa Ical itu sebaiknya ikut turun tangan.
 
“Kewajiban sendiri hendaknya jangan berlindung di balik pemerintah. Pak Ical harus turun tangan dan cepat merespon,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×