kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Gawat, listrik bandara Soekarno Hatta bisa padam lagi


Kamis, 23 September 2010 / 14:03 WIB


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemadaman listrik di Bandara Soekarno-Hatta bisa kembali terulang. Sebab, banyak komponen peralatan listrik dan kabel di bandar udara internasional itu tak layak pakai.

Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Dahlan Iskan mengungkapkan, komponen yang sudah tak layak itu seperti kubikel. Kubikel ini seperti sakelar tetapi dalam bentuk besar dan dipergunakan untuk listrik bertegangan hingga 20 kilo volt ampere (KVA).

Alat itu berfungsi ini untuk memindahkan dan mengatur peredaran arus listrik. Selain itu, kubikel juga untuk meminimalisir dampak ketika terjadi gangguan listrik. "Kubikel itu sudah tua, karena sejak tahun 1984 belum diganti," kata Dahlan, disela-sela rapat kerja dengan Komisi VII DPR, kamis (23/9).

Selain berumur, Dahlan mengatakan kubikel itu juga kelebihan beban. Akibatnya, kubikel menjadi jenuh dan tidak bisa bekerja secara optimal. "Bila tidak diganti, saat ada sedikit gangguan listrik di salah satu ruang bandara, listrik di wilayah itu bisa mati total," terang Dahlan.

Dahlan menambahkan, temuan ini merupakan hasil observasi di bandara setelah mengalami dua kali gangguan. Rencananya, hasil observasi ini akan diserahkan ke Angkasa Pura II, sore ini. "Kami hanya mencari akar masalah dan memberikan saran, keputusannya ada di Angkasa Pura II," kata Dahlan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×