kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

Gapmmi Optimistis Sektor Manufaktur Mampu Hadapi Berbagai Guncangan di 2023


Senin, 02 Januari 2023 / 17:14 WIB
Penjualan Ritel: Warga berbelanja di sebuah supermarket di Depok, Jawa Barat, Senin (2/1/2022). Gapmmi Optimistis Sektor Manufaktur Mampu Hadapi Berbagai Guncangan di 2023.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Noverius Laoli

Meningkatnya  manufaktur Indonesia ini didorong oleh kenaikan permintaan atas barang-barang produksi Indonesia. Kondisi permintaan ini menyebabkan kenaikan pesanan baru pada bulan Desember.

Ketua Umum Asosiasi Kaca Lembaran dan Pengaman (AKLP) Yustinus Harsono Gunawan mengatakan, naiknya indeks manufaktur Indonesia pada periode tersebut menunjukkan bahwa konsumsi domestik semakin menguatkan fondasi sektor manufaktur, meskipun harus diakui bahwa permintaan globalnya cenderung menurun.

Untuk itu, Yustinus menilai bahwa kebijakan pemerintah tetap efektif dan wajib diperkuat, misalnya saja kebijakan harga gas bumi tertentu US$ 6 per MMBTU di titik serah pengguna gas bumi (plant gate) dan juga relaksasi pelaksanaan kebijakan bebas Over Dimension Over Load (ODOL) yang terbukti teruji sangat efektif menahan dampak negatif dari pandemi Covid-19.

Baca Juga: Industri Pangan Akan Serap Garam Lokal Asal Penuhi Spesifikasi

"Perlu dicatat, bahwa kedua kebijakan tersebut diputuskan berdasarkan kajian-kajian akademis, dan sebelum pandemi diumumkan 1 Maret. Artinya, prospek manufaktur tetap baik, optimisme dengan syarat harga gas bumi tertentu (HGBT) 6 dan relaksasi bebas ODOL dilanjutkan," ucap Yustinus.

Menurutnya, kebijakan HGBT 6 terbukti menjadi penyelamat manufaktur di tengah pandemi. Artinya, kebijakan tersebut dipastikan juga mampu mendukung sektor manufaktur dalam menghadapi berbagai guncangan di tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×