kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.944   -29,00   -0,16%
  • IDX 5.999   115,16   1,96%
  • KOMPAS100 778   14,20   1,86%
  • LQ45 588   9,58   1,66%
  • ISSI 208   4,74   2,33%
  • IDX30 333   5,83   1,78%
  • IDXHIDIV20 409   6,49   1,62%
  • IDX80 88   1,57   1,82%
  • IDXV30 111   2,39   2,20%
  • IDXQ30 107   1,91   1,82%

Founder Markplus: Asia lebih cepat bangkit dari pandemi COVID-19 dibandingkan Barat


Senin, 04 Mei 2020 / 20:00 WIB
ILUSTRASI. Dok MarkPlus - China Sebagai The New Asia


Reporter: Amalia Fitri | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Founder and Chairman MarkPlus, Inc. Hermawan Kartajaya menyebutkan Asia akan dianggap jauh lebih berkembang ketimbang negara-negara Barat saat berhadapan dengan pandemi COVID-19.

Dalam talkshow Productivity Talk bertema Surviving COVID-19, Preparing the Post Hermawan menjelaskan, pandemi COVID-19 yang bermula dari Asia menjadi global karena kini menyebar ke Barat, mulai dari Eropa sampai Amerika. Bahkan beberapa negara Barat memiliki tingkat kematian lebih tinggi dibanding Asia.

"Belum lagi negara Asia seperti China dan Korea Selatan yang kini akan mulai membuka lockdown, di saat Barat masih berjibaku dengan COVID-19. Dengan gambaran tersebut, Asia kini dianggap akan jauh lebih berkembang ketimbang negara-negara Barat," ujarnya dalam talkshow yang diselenggarakan secara digital, Senin (4/5).

Baca Juga: Hermawan Kartajaya: Semua sektor akan membaik dan tancap gas pada 2021

Hermawan melanjutkan, saat ini terlihat perbedaan dari segi penanganan COVID-19 antara Asia dan Barat. Walau Asia terkena lebih dulu, namun Asia belajar banyak dari Barat.

Ia mencontohkan Indonesia yang belajar dari negara-negara Barat dalam penanganan COVID-19, namun tetap dengan metodenya sendiri.

Pemerintah Joko Widodo (Jokowi) dianggap berhati-hati dalam kebijakannya karena tidak memiliki power besar seperti halnya Amerika Serikat. "Termasuk alokasi anggaran untuk menghasilkan berbagai relaksasi," ujarnya.

Faktor penting lain lagi adalah kultur sosial, di mana Asia dianggap lebih memilikinya dibanding Barat yang cenderung individualis.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×