kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Fokus mendongkrak konsumsi rumah tangga, ini stimulus yang digelontorkan pemerintah


Minggu, 17 Mei 2020 / 10:29 WIB
ILUSTRASI. KONSUMSI RUMAH TANGGA LEMAH.


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Herlina Kartika Dewi

Lalu untuk UMKM yang mengajukan kredit melalui kredit usaha rakyat (KUR), UMi, Mekaar, dan Pegadaian akan diberikan subsidi bunga Rp 6,4 triliun dan juga penundaan angsuran pokok selama 6 bulan.

Terakhir, untuk UMKM yang mengajukan kredit melalui koperasi, LPDB, LPMUKP, dan UMKM Pemda akan diberikan relaksasi subsidi sebesar 6% selama 6 bulan dengan anggaran Rp 490 miliar.

Kebijakan yang diberikan pemerintah melalui program PEN ini diharapkan dapat sedikit mendongkrak konsumsi rumah tangga dan menggerakkan laju perekonomian. 

Baca Juga: Jika Corona Mereda, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2021 Bisa 4,5% Hingga 5,5%

Untuk insentif lain yang akan diberikan, Yustinus mengatakan saat ini masih dirumuskan pemerintah.

"Untuk (insentif) yang lain masih dirumuskan dan sangat dinamis, tapi prinsipnya sangat terbuka untuk itu. Pemerintah terus mendengarkan dan mencermati dinamika yang ada dan merumuskan kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat," kata Yustinus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×