kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.870   24,00   0,14%
  • IDX 8.885   -52,03   -0,58%
  • KOMPAS100 1.226   -2,75   -0,22%
  • LQ45 867   -1,47   -0,17%
  • ISSI 324   0,11   0,04%
  • IDX30 441   1,22   0,28%
  • IDXHIDIV20 520   3,38   0,65%
  • IDX80 136   -0,29   -0,21%
  • IDXV30 144   0,32   0,22%
  • IDXQ30 142   1,10   0,79%

Fokus mendongkrak konsumsi rumah tangga, ini stimulus yang digelontorkan pemerintah


Minggu, 17 Mei 2020 / 10:29 WIB
Fokus mendongkrak konsumsi rumah tangga, ini stimulus yang digelontorkan pemerintah
ILUSTRASI. KONSUMSI RUMAH TANGGA LEMAH.


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Herlina Kartika Dewi

Lalu untuk UMKM yang mengajukan kredit melalui kredit usaha rakyat (KUR), UMi, Mekaar, dan Pegadaian akan diberikan subsidi bunga Rp 6,4 triliun dan juga penundaan angsuran pokok selama 6 bulan.

Terakhir, untuk UMKM yang mengajukan kredit melalui koperasi, LPDB, LPMUKP, dan UMKM Pemda akan diberikan relaksasi subsidi sebesar 6% selama 6 bulan dengan anggaran Rp 490 miliar.

Kebijakan yang diberikan pemerintah melalui program PEN ini diharapkan dapat sedikit mendongkrak konsumsi rumah tangga dan menggerakkan laju perekonomian. 

Baca Juga: Jika Corona Mereda, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2021 Bisa 4,5% Hingga 5,5%

Untuk insentif lain yang akan diberikan, Yustinus mengatakan saat ini masih dirumuskan pemerintah.

"Untuk (insentif) yang lain masih dirumuskan dan sangat dinamis, tapi prinsipnya sangat terbuka untuk itu. Pemerintah terus mendengarkan dan mencermati dinamika yang ada dan merumuskan kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat," kata Yustinus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×