kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Esensi kemerdekaan bagi Menkeu Sri Mulyani


Rabu, 17 Agustus 2016 / 14:05 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Muyani memandang 71 tahun kemerdekaan Indonesia sebagai upaya yang belum tuntas. Di mata perempuan 53 tahun itu, masih banyak hal yang harus diwujudkan sehingga tujuan kemerdekaan bisa tercapai.

"Tujuan kemerdekaan adalah untuk memerangi ketidakadilan dan dalam rangka perikemanusiaan," ujar Sri Muyani di Perkantoran Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (17/8).

Menurut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu, negara harus berupaya memberikan keadilan bagi masyarakatnya mulai hak untuk hidup hingga kesejahteraan.

Selain itu, pemerintah juga harus bisa memberikan pendidikan bagi masyarakat yang paling lemah dan paling rawan dalam tantangan ekonomi dan sosial.

"Itu merupakan esensi kemerdekaan buat saya," kata perempuan kelahiran Lampung tersebut. (Yoga Sukmana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×