kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Emas perhiasan picu inflasi Februari menjadi 0,05%


Kamis, 01 Maret 2012 / 11:10 WIB
ILUSTRASI. Seorang karyawan menunjukkan kepingan emas di kantor Pegadaian Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (15/10/2020). ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/hp.


Reporter: Herlina KD | Editor: Edy Can

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada Februari lalu sebesar 0,05%. Sementara inflasi tahun kalender sebesar 0,81%. Sedangkan inflasi tahunan year on year sebesar 3,56%.

Kepala BPS Suryamin menjelaskan, faktor pendorong inflasi pada Februari lalu adalah naiknya harga emas perhiasan. Dari 66 kota yang disurvei, harga emas naik di 63 kota. Selain emas perhiasan, BPS mencatat pengerek inflasi adalah beras dan bawang merah.

Yang menarik, laju inflasi tertahan akibat penurunan harga cabai merah, tomat sayur serta daging ayam ras. "Penurunan harga ini lantaran stoknya cukup banyak," kata Suryamin, Kamis (1/3).

Sebagai perbandingan, laju inflasi Februari mereda dibandingkan Januari lalu yang mencapai sebesar 0,76% Secara year on year, laju inflasi pada Januari lalu mencapai 3,65%. Sedangkan laju inflasi inti sebesar 0,44% dan laju inflasi inti year on year sebesar 4,29%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×