kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.512   12,00   0,07%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Emas perhiasan picu inflasi Februari menjadi 0,05%


Kamis, 01 Maret 2012 / 11:10 WIB
ILUSTRASI. Seorang karyawan menunjukkan kepingan emas di kantor Pegadaian Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (15/10/2020). ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/hp.


Reporter: Herlina KD | Editor: Edy Can

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada Februari lalu sebesar 0,05%. Sementara inflasi tahun kalender sebesar 0,81%. Sedangkan inflasi tahunan year on year sebesar 3,56%.

Kepala BPS Suryamin menjelaskan, faktor pendorong inflasi pada Februari lalu adalah naiknya harga emas perhiasan. Dari 66 kota yang disurvei, harga emas naik di 63 kota. Selain emas perhiasan, BPS mencatat pengerek inflasi adalah beras dan bawang merah.

Yang menarik, laju inflasi tertahan akibat penurunan harga cabai merah, tomat sayur serta daging ayam ras. "Penurunan harga ini lantaran stoknya cukup banyak," kata Suryamin, Kamis (1/3).

Sebagai perbandingan, laju inflasi Februari mereda dibandingkan Januari lalu yang mencapai sebesar 0,76% Secara year on year, laju inflasi pada Januari lalu mencapai 3,65%. Sedangkan laju inflasi inti sebesar 0,44% dan laju inflasi inti year on year sebesar 4,29%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×