kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 18.096   61,00   0,34%
  • IDX 6.131   -55,20   -0,89%
  • KOMPAS100 800   -7,14   -0,88%
  • LQ45 608   -4,53   -0,74%
  • ISSI 212   -1,96   -0,92%
  • IDX30 342   -2,78   -0,81%
  • IDXHIDIV20 423   -3,94   -0,92%
  • IDX80 91   -0,74   -0,80%
  • IDXV30 116   -0,67   -0,57%
  • IDXQ30 110   -0,83   -0,75%

Ekspor dan investasi masih seret, Sri Mulyani: Investasi perlu dorongan sektor lain


Senin, 08 Juli 2019 / 17:34 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Peningkatan investasi memerlukan dorongan insentif dari sektor lain. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani. Sri bilang selama ini insentif dari sektor Kementerian Keuangan (Kemkeu) telah dikeluarkan untuk mendorong investasi dan ekspor.

"Kalau dari kita sudah sisi itu (insentif), dari menteri terkait saja," ujar Sri usai menghadiri sidang kabinet paripurna di Istana Bogor, Senin (8/7).

Oleh karena itu insentif yang sebelumnya diminta oleh Presiden Joko Widodo merupakan insentif dari sektor lain. Terutama dari sektor perizinan.

Insentif yang perlu didorong berkaitan dengan kemudahan perizinan. Pasalnya sampai saat ini Jokowi masih mengeluhkan sulitnya mengurus perizinan usaha di Indonesia. "Nanti dilihat saja oleh para menteri yang lain melalui instrumen policy yang mereka miliki," terang Sri.

Pelemahan ekspor dan investasi menjadi faktor yang imut melemahkan ekonomi Indonesia. Hal itu disampaikan Sri saat menyampaikan laporan semester I.

Efektifitas intensif yang diberikan oleh Kementerian Keuangan (Kemkeu) pun masih belum dapat dilihat. Pasalnya insentif baru saja diberikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×