kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Ekspor dan investasi masih seret, Sri Mulyani: Investasi perlu dorongan sektor lain


Senin, 08 Juli 2019 / 17:34 WIB


Reporter: | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Peningkatan investasi memerlukan dorongan insentif dari sektor lain. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani. Sri bilang selama ini insentif dari sektor Kementerian Keuangan (Kemkeu) telah dikeluarkan untuk mendorong investasi dan ekspor.

"Kalau dari kita sudah sisi itu (insentif), dari menteri terkait saja," ujar Sri usai menghadiri sidang kabinet paripurna di Istana Bogor, Senin (8/7).

Oleh karena itu insentif yang sebelumnya diminta oleh Presiden Joko Widodo merupakan insentif dari sektor lain. Terutama dari sektor perizinan.

Insentif yang perlu didorong berkaitan dengan kemudahan perizinan. Pasalnya sampai saat ini Jokowi masih mengeluhkan sulitnya mengurus perizinan usaha di Indonesia. "Nanti dilihat saja oleh para menteri yang lain melalui instrumen policy yang mereka miliki," terang Sri.

Pelemahan ekspor dan investasi menjadi faktor yang imut melemahkan ekonomi Indonesia. Hal itu disampaikan Sri saat menyampaikan laporan semester I.

Efektifitas intensif yang diberikan oleh Kementerian Keuangan (Kemkeu) pun masih belum dapat dilihat. Pasalnya insentif baru saja diberikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×