kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Ekonomi Indonesia Kuartal III 2025 Tumbuh 5,04%, Masih Ditopang Konsumsi Rumah Tangga


Rabu, 05 November 2025 / 12:32 WIB
Diperbarui Rabu, 05 November 2025 / 16:30 WIB
Ekonomi Indonesia Kuartal III 2025 Tumbuh 5,04%, Masih Ditopang Konsumsi Rumah Tangga
ILUSTRASI. Pelanggan berbelanja di salah satu supermarket Jakarta, Jumat (7/3/2025). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi berdasarkan produk domestik bruto (PDB) pada kuartal III 2025 secara tahunan capai 5,04%.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi berdasarkan produk domestik bruto (PDB) pada kuartal III 2025 secara tahunan mencapai 5,04% year on year (YoY), atau tumbuh lebih lambat bila dibandingkan kuartal II-2025 yang tumbuh sebesar 5,12% YoY.

Sementara itu secara kuartalan, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 1,43% quarter to quarter (QtQ), atau tumbuh melambat setelah pada kuartal sebelumnya mencapai 4,04% QtQ.

Deputi Neraca dan Analisis Statistik  BPS Moh. Edy Mahmud membeberkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2025 utamanya masih ditopang oleh konsumsi rumah tangga.

Baca Juga: BPS Beberkan Penopang Ekonomi Indonesia Kuartal III 2025 yang Tumbuh 5,04%

Konsumsi rumah tangga tercatat tumbuh 4,89% YoY, namun tumbuh melambat bila dibandingkan kuartal sebelumnya yang tumbuh 4,97% YoY. Konsumsi rumah tangga ini berkontribusi sebesar 53,14% ke produk domestik bruto (PDB).

“Yang memberikan kontribusi terbesar ke PDB adalah konsumsi rumah tangga dengan kontribusi sebesar 53,14%, menunjukkan masih terjaganya tingkat konsumsi masyarakat,” tutur Edy dalam konferensi pers, Rabu (5/11/2025).

Selanjutnya, pertumbuhan PDB menurut pengeluaran lainnya paling tinggi yakni Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang tumbuh sebesar 5,04% YoY, namun tumbuh lebih lambat dari kuartal sebelumnya yang mencapai 6,99% YoY.

Kontribusi PMTB mencapai 20,09% terhadap PDB.

Baca Juga: Stimulus Kuartal IV Rp 46,2 Triliun, Konsumsi Rumah Tangga Hanya Akan Tumbuh 5,1%

Untuk ekspor, tercatat tumbuh 9,91% YoY, atau tumbuh melambat bila dibandingkan kuartal sebelumnya yang tumbuh 10,67% YoY, dengan kontribusi sebesar 23,64% dari PDB.

Adapun kinerja ekspor ini tercatat mengalami pertumbuhan paling tinggi, didorong oleh kenaikan nilai dan volume ekspor barang non migas serta ekspor jasa.

Konsumsi pemerintah tumbuh sebesar 5,49% YoY, atau meningkat dari kuartal sebelumnya yang mengalami kontraksi 0,33% YoY. Kontribusinya mencapai 7,17% YoY.

Selanjutnya, konsumsi Lembaga Non Profit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) mencapai 4,28% YoY, atau tumbuh melambat dari kuartal sebelumnya yang mencapai 7,82% YoY, dengan kontribusi sebesar 1,29% YoY.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Proyeksi Ekonomi Indonesia Kuartal III-2025 Melambat

Terakhir, pertumbuhan impor mencapai 1,18% YoY, atau tumbuh melambat dari kuartal sebelumnya yang mencapai 11,65% YoY, dengan kontribusi yang terkontraksi sebesar 20,17%.

Lebih lanjut, Edy mencatat, konsumsi rumah tangga dan PMTB merupakan komponen dengan kontribusi terbesar terhadap ekonomi kuartal III 2025, dengan kontribusi sebesar 82,23%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×