Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Guyuran Tunjangan Hari Raya (THR) oleh pemerintah maupun sektor swasta dinilai akan memberikan dampak positif terhadap konsumsi rumah tangga dan berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional pada kisaran 5,5%-6% di Kuartal I-2026.
Kepala Pusat Kebijakan APBN Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Wahyu Utomo, menyampaikan bahwa tambahan pendapatan masyarakat melalui pencairan THR akan meningkatkan aktivitas belanja, terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri.
Menurutnya, lonjakan konsumsi tersebut menjadi salah satu faktor penting yang menopang kinerja ekonomi pada awal tahun. Peningkatan belanja masyarakat biasanya terjadi pada sektor ritel, makanan dan minuman, transportasi, hingga pariwisata domestik, seiring meningkatnya mobilitas dan kebutuhan rumah tangga selama periode hari besar keagamaan.
Wahyu menegaskan, pemerintah terus berupaya mempercepat realisasi belanja negara serta memastikan program-program prioritas berjalan efektif guna menjaga momentum pertumbuhan. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat daya beli masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi domestik.
Baca Juga: THR Lebaran untuk Tentara Segera Dibayar, Cek Daftar Gaji TNI dari Tamtama-Jenderal
Selain percepatan belanja, pemberian stimulus ekonomi menjelang hari raya juga diharapkan mampu memperkuat dorongan konsumsi rumah tangga sebagai kontributor utama produk domestik bruto (PDB).
"Sebagaimana disampaikan Bapak Menkeu pada acara sarasehan outlook 2026, dengan upaya mempercepat realisasi belanja, dorongan program prioritas yang berjalan efektif dan pemberian stimulus ekonomi di hari Raya, diperkirakan pertumbuhan ekonomi Kuartal I-2026 dapat mencapai kisaran 5,5% sampai 6%," ujar Wahyu kepada Kontan, Kamis (19/2/2026).
Pemerintah menilai kombinasi percepatan belanja negara, efektivitas program prioritas, serta stimulus musiman menjelang Ramadan dan Lebaran dapat membantu menjaga stabilitas ekonomi nasional. Momentum musiman ini diharapkan mampu meningkatkan perputaran uang di masyarakat dan memperkuat aktivitas ekonomi domestik pada awal 2026.
Selanjutnya: Jadwal Buka Puasa Kota Jayapura, 1 Ramadan 1447 H/19 Februari 2026
Menarik Dibaca: Kelelahan Finansial Bisa Menggerus Hidup? Ini Cara Mudah Mengatasi Stres Keuangan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)