kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.915   4,00   0,02%
  • IDX 6.430   95,68   1,51%
  • KOMPAS100 848   12,30   1,47%
  • LQ45 639   6,21   0,98%
  • ISSI 222   4,12   1,89%
  • IDX30 359   2,57   0,72%
  • IDXHIDIV20 441   0,41   0,09%
  • IDX80 97   1,35   1,42%
  • IDXV30 120   1,10   0,92%
  • IDXQ30 115   0,32   0,28%

Ekonom: Penyempitan CAD di kuartal II karena melambatnya aktivitas ekonomi


Selasa, 18 Agustus 2020 / 20:55 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas bongkar muat di Terminal Petikemas Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (3/1). Kementerian Perdagangan menargetkan ekspor melonjak hingga dua digit pada 2020 mendatang. Nilai ekspor pada triwulan III 2019 hanya sebesar 0,02%. Pertumbuhan tersebut


Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

Sementara itu, neraca pendapatan sekunder masih mencetak surplus US$ 1,44 miliar. Akan tetapi, surplusnya menurun dari surplus pada kuartal I-2020 yang sebesar US$ 1,69 miliar. 

Neraca jasa-jasa pada kuartal II-2020 mencetak defisit US$ 2,15 miliar. Defisit inipun lebih tinggi dibandingkan dengan defisit pada tiga bulan pertama tahun ini yang sebesar US$ 1,89 miliar. 

Baca Juga: Menyempit, defisit transaksi berjalan di kuartal II-2020 capai US$ 2,9 miliar

"Walau defisit di neraca jasa naik, tetapi surplus di neraca dagang baran dan surplus neraca pendapatan sekunder, serta berkurangnya defisit di neraca pendapatan primer membuat CAD berkurang," katanya. 

Untuk selanjutnya, Eric memprediksi kalau CAD di keseluruhan tahun ini akan bergerak di bawah 2% PDB. Ini berarti, CAD diperkirakan akan bergerak di bawah garis kebijakan CAD bank sentral yang sebesar 2,5% - 3% PDB. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×