kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 18.161   14,00   0,08%
  • IDX 5.356   -17,45   -0,32%
  • KOMPAS100 697   0,53   0,08%
  • LQ45 542   -0,28   -0,05%
  • ISSI 183   -0,63   -0,34%
  • IDX30 304   -0,46   -0,15%
  • IDXHIDIV20 403   1,39   0,35%
  • IDX80 80   0,09   0,11%
  • IDXV30 113   1,37   1,23%
  • IDXQ30 101   0,03   0,03%

Ekonom: Penyempitan CAD di kuartal II karena melambatnya aktivitas ekonomi


Selasa, 18 Agustus 2020 / 20:55 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas bongkar muat di Terminal Petikemas Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (3/1). Kementerian Perdagangan menargetkan ekspor melonjak hingga dua digit pada 2020 mendatang. Nilai ekspor pada triwulan III 2019 hanya sebesar 0,02%. Pertumbuhan tersebut


Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

Sementara itu, neraca pendapatan sekunder masih mencetak surplus US$ 1,44 miliar. Akan tetapi, surplusnya menurun dari surplus pada kuartal I-2020 yang sebesar US$ 1,69 miliar. 

Neraca jasa-jasa pada kuartal II-2020 mencetak defisit US$ 2,15 miliar. Defisit inipun lebih tinggi dibandingkan dengan defisit pada tiga bulan pertama tahun ini yang sebesar US$ 1,89 miliar. 

Baca Juga: Menyempit, defisit transaksi berjalan di kuartal II-2020 capai US$ 2,9 miliar

"Walau defisit di neraca jasa naik, tetapi surplus di neraca dagang baran dan surplus neraca pendapatan sekunder, serta berkurangnya defisit di neraca pendapatan primer membuat CAD berkurang," katanya. 

Untuk selanjutnya, Eric memprediksi kalau CAD di keseluruhan tahun ini akan bergerak di bawah 2% PDB. Ini berarti, CAD diperkirakan akan bergerak di bawah garis kebijakan CAD bank sentral yang sebesar 2,5% - 3% PDB. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×