kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.069   -8,00   -0,04%
  • IDX 5.634   -205,98   -3,53%
  • KOMPAS100 746   -25,22   -3,27%
  • LQ45 564   -17,28   -2,97%
  • ISSI 197   -6,58   -3,23%
  • IDX30 319   -9,81   -2,99%
  • IDXHIDIV20 395   -11,66   -2,87%
  • IDX80 85   -2,60   -2,97%
  • IDXV30 107   -3,95   -3,55%
  • IDXQ30 103   -2,88   -2,71%

Ekonom: Penyempitan CAD di kuartal II karena melambatnya aktivitas ekonomi


Selasa, 18 Agustus 2020 / 20:55 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas bongkar muat di Terminal Petikemas Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (3/1). Kementerian Perdagangan menargetkan ekspor melonjak hingga dua digit pada 2020 mendatang. Nilai ekspor pada triwulan III 2019 hanya sebesar 0,02%. Pertumbuhan tersebut


Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

Sementara itu, neraca pendapatan sekunder masih mencetak surplus US$ 1,44 miliar. Akan tetapi, surplusnya menurun dari surplus pada kuartal I-2020 yang sebesar US$ 1,69 miliar. 

Neraca jasa-jasa pada kuartal II-2020 mencetak defisit US$ 2,15 miliar. Defisit inipun lebih tinggi dibandingkan dengan defisit pada tiga bulan pertama tahun ini yang sebesar US$ 1,89 miliar. 

Baca Juga: Menyempit, defisit transaksi berjalan di kuartal II-2020 capai US$ 2,9 miliar

"Walau defisit di neraca jasa naik, tetapi surplus di neraca dagang baran dan surplus neraca pendapatan sekunder, serta berkurangnya defisit di neraca pendapatan primer membuat CAD berkurang," katanya. 

Untuk selanjutnya, Eric memprediksi kalau CAD di keseluruhan tahun ini akan bergerak di bawah 2% PDB. Ini berarti, CAD diperkirakan akan bergerak di bawah garis kebijakan CAD bank sentral yang sebesar 2,5% - 3% PDB. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×