kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Ekonom optimistis kinerja manufaktur masih ada di zona ekspansif hingga akhir tahun


Jumat, 01 Oktober 2021 / 16:46 WIB
ILUSTRASI. Pameran Manufaktur: Suasana Pameran Manufacturing Indonesia 2019 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (4/12). Ekonom optimistis kinerja manufaktur masih ada di zona ekspansif hingga akhir tahun.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Selain itu, ada penutupan pabrik-pabrik di beberapa negara karena kurang pasokan energi, sehingga akan berdampak pada permintaan barang hasil industri manufaktur Indonesia. 

Plus, hingga saat ini masih ada masalah terkait kekurangan kontainer logistik, sehingga bisa mengganggu rantai pasok bahan baku untuk industri manufaktur. 

Untuk itu, Bhima menyarankan agar industri manufaktur lebih agile atau responsif dalam memproyeksi perubahan permintaan dengan manajemen stok yang lebih baik. 

Kemudian, bagi manufaktur berorientasi ekspor, maka disarankan konsisten untuk melakukan diversifikasi pasar, atau mencari negara-negara alternatif, serta meningkatkan daya saing produk dan efisiensi operasional dengan adaptasi teknologi digital. 

Selanjutnya: BKF optimis pemanfaatan PEN insentif usaha akan 100% dari pagu di akhir 2021

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×