kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.519   19,00   0,11%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ekonom memprediksi BI akan tahan suku bunga pada level 5% di akhir 2019


Rabu, 18 Desember 2019 / 15:29 WIB
ILUSTRASI. Gedung kantor pusat Bank Indonesia, Jakarta.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beberapa ekonom memperkirakan bahwa Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7RR) di level 5% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulan Desember 2019 ini.

"Ini dengan menimbang ekspektasi inflasi yang tetap terkendali dalam jangka pendek dan nilai tukar rupiah yang tetap stabil," kata Ekonom Bank Permata Josua Pardede saat dihubungi Kontan.co.id pada Rabu (18/12).

Baca Juga: LPEM UI prediksi BI akan menahan suku bunga acuan di Desember 2019

Selain itu, Josua juga menilai bahwa tingkat suku bunga acuan BI saat ini masih berhasil untuk menahan defisit neraca transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) sehingga CAD pada kuartal III-2019 masih berada di level yang sehat, yaKNI 2,7% dari PDB dengan kuartal sebelumnya pernah mencapai 2,9% dari PDB.

Dari sisi internasional, Josua juga melihat penahanan suku bunga acuan ini juga harus mengacu pada kebijakan yang dikeluarkan oleh Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed). Saat ini, The Fed masih berada di posisi untuk mempertahankan suku bunga The Fed di kisaran 1,5% - 1,75% bahkan di sepanjang tahun 2020.

Baca Juga: Rupiah menguat tipis ke Rp 13.995 per dolar AS pada Rabu pagi




TERBARU

[X]
×