kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Ekonom: Kredit konsumsi menjadi pemicu naiknya kredit perbankan


Minggu, 21 Oktober 2018 / 09:31 WIB
Ekonom: Kredit konsumsi menjadi pemicu naiknya kredit perbankan
ILUSTRASI. Monitor penunjuk tarif bunga deposito


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kredit barang konsumsi jadi pemicu utama pertumbuhan kredit perbankan yang mencapai 12,7%. Pola ini, menurut David Sumual, Ekonom BCA, karena kekhawatiran adanya kenaikan suku bunga bank yang lebih tinggi.

"Investasi dan konsumsi banyak meningkat sejalan dengan penjualan mobil dan motor, jadi menunda tapi khawatir suku bunga bank makin tinggi jadi mulai beli barang tahan lama," ungkap David kepada Kontan.co.id, Sabtu (20/10).

Selain itu, proyek pemerintah terkait infrastruktur juga menyumbang. Pasalnya pemerintah membutuhkan kredit modal. "Kalau modal kerja investasi terus meningkat terutama modal kerja ya pengaruh proyek pemerintah," imbuh dia.

Sedangkan faktor eksternal, seperti perang dagang dan kenaikan suku bunga Fed tidak akan berlangsung lama. Penguatan dollar diproyeksikan akan berbalik di tahun 2019.

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) mengumumkan komponen pertumbuhan kredit modal kerja maupun kredit investasi mengalami pertumbuhan yang positif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×