kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.827.000   -10.000   -0,35%
  • USD/IDR 17.049   32,00   0,19%
  • IDX 7.048   -43,45   -0,61%
  • KOMPAS100 972   -4,90   -0,50%
  • LQ45 716   -1,68   -0,23%
  • ISSI 251   -1,25   -0,50%
  • IDX30 389   -0,10   -0,03%
  • IDXHIDIV20 487   -1,85   -0,38%
  • IDX80 110   -0,59   -0,54%
  • IDXV30 135   -0,95   -0,70%
  • IDXQ30 127   0,03   0,02%

Ekonom: Kenaikan harga pangan saat Ramadan sekitar 1%


Selasa, 20 Maret 2018 / 20:10 WIB
ILUSTRASI. Tekanan inflasi membebani pertumbuhan ekonomi


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga bahan pangan diperkirakan akan meningkat pada ramadan tahun ini. Ekonom BCA David Sumual mengatakan, kenaikan harga tersebut merupakan hal yang wajar dan merupakan siklus musiman.

David memperkirakan, pada ramadan tahun ini harga pangan meningkat sekitar 1%. “Sebenarnya tergantung kapan lebarannya, biasanya harga akan meningkat dua bulan, saat puasa dan bulan lebaran. Saat puasa saya perkirakan 0,5% dan lebaran 0,5% atau 0,7%. Asalkan tidak lebih dari 1% tidak masalah,” jelas David kepada Kontan.co.id, Selasa (20/3).

Kenaikan harga pangan ini menurut David disebabkan berbagai faktor. Mulai dari permintaan konsumen yang meningkat hingga daya beli masyarakat yang juga turut meningkat.

Pemerintah pun hanya bisa mengatasi kenaikan harga ini dengan melakukan antisipasi sebelum ramadan dimulai. Menurut David, perlu disiapkan pasokan pangan yang bisa memenuhi kebutuhan konsumen.

“Kalau perlu impor ya impor kalau kebutuhannya besar, kalau memang tidak perlu impor, ya jangan,” kata David.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×