kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Ekonom: Jokowi menang, rupiah menguat jadi 11.500


Selasa, 08 Juli 2014 / 18:43 WIB
ILUSTRASI. Petugas menghitung uang dolar AS di gerai penukaran mata uang asing VIP (Valuta Inti Prima) Money Changer, Jakarta, Jakarta, Rabu (16/11/2022). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Besok (9/7) akan diadakan pemilihan presiden (pilpres). Kalau hasil pilpres sesuai dengan ekspektasi pasar maka rupiah bisa mengalami penguatan ke arah 11.500.

Kepala Ekonom Bank Tabungan Negara (BTN) A. Prasetyantoko berpendapat, hari-hari menjelang pilpres market agak optimis sehingga rupiah menguat hingga 11.600. Hal tersebut lantaran exit poll luar negeri yang menangkan Joko Widodo-Jusuf Kalla sebagai presiden dan wakil presiden.

Kunci pasar adalah pada exit poll dan quick count Indonesia. Kalau ternyata trendnya sama dengan exit poll luar negeri maka penguatan rupiah akan terus berlanjut. "Bisa berpotensi menuju ke 11.500," ujarnya kepada KONTAN, Selasa (8/7).

Namun kalau tidak sesuai ekspetasi pasar, maka rupiah bisa mendekati level 12.000. Sekedar gambaran, kurs tengah BI pada Selasa kemarin (8/7) sebesar 11.695. Nilai ini menguat dibanding hari sebelumnya yang 11.787 dan 11.887 per dolar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×