kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.032   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.236   49,76   0,80%
  • KOMPAS100 817   5,56   0,69%
  • LQ45 621   2,39   0,39%
  • ISSI 215   1,38   0,65%
  • IDX30 350   1,18   0,34%
  • IDXHIDIV20 430   0,35   0,08%
  • IDX80 93   0,50   0,54%
  • IDXV30 118   0,33   0,28%
  • IDXQ30 112   0,18   0,16%

Ekonom Indo Primer Ramal Inflasi Januari Melandai Jadi 0,5% MoM


Minggu, 29 Januari 2023 / 19:38 WIB
ILUSTRASI. Pedagang menyiapkan kebutuhan pokok yang dijual di pasar Senen, Jakarta, Rabu (14/9/2022). KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ekonom Indo Primer Sekuritas Luthfi Ridho meramal, inflasi pada Januari 2023 akan  melandai dari inflasi bulanan pada Desember 2022.

Dia memperkirakan, inflasi pada awal tahun ini akan sebesar 0,5% secara bulanan alias month on month (MoM) atau lebih rendah dari inflasi Desember 2022 yang sebesar 0,66% MoM. Menurutnya, harga beras dan pangan yang meningkat menjadi faktor pendorong inflasi pada bulan ini.

“(Faktor pendorong inflasi Januari) karena harga beras dan pangan,” tutur Luthfi kepada Kontan.co.id, Minggu (29/1).

Baca Juga: Waspada, Sejumlah Hal Ini Bisa Sundut Inflasi pada Tahun 2023

Dari sisi inflasi tahunan, Luthfi memperkirakan inflasi tahunan pada bulan ini juga akan menjadi 5,47% secara tahunan alias year on year (YoY), atau melandai dari inflasi tahunan Desember 2022 yang sebesar 5,51%.

Lebih lanjut, Luthfi juga memperkirakan inflasi pada akhir tahun akan sebesar 4,5% YoY, meningkat dari target pemerintah yakni sebesar 3,6%. Hal ini sejalan dengan pemulihan ekonomi yang terus membaik pada tahun ini.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×