kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Ekonom BCA perkirakan inflasi 2018 lebih tinggi dari prediksi BI, ini sebabnya


Minggu, 11 November 2018 / 12:48 WIB
Ekonom BCA perkirakan inflasi 2018 lebih tinggi dari prediksi BI, ini sebabnya
ILUSTRASI. Aktivitas jual beli kebutuhan pokok di pasar tradisional


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memperkirakan laju inflasi sepanjang 2018 akan mencapai 3,2%, lebih rendah dari perkiraan sebelumnya yang sebesar 3,4%. Namun Kepala ekonom BCA David Sumual memperkirakan inflasi sepanjang 2018 akan lebih tinggi dari perkiraan BI.

“Inflasi masih bisa agak tinggi di akhir tahun karena natal dan tahun baru. Perkiraan saya, maksimal bisa 3,5% sampai akhir tahun,” tutur David kepada Kontan.co.id, Jumat (9/11).

Menurutnya, inflasi yang tinggi di akhir tahun adalah musiman. Biasanya, saat menjelang natal dan tahun baru harga bahan pangan akan melonjak tinggi. “Kuncinya adalah menjaga bahan pangan,” tutur David.

Catatan saja, berdasarkan pemantauan harga di minggu pertama November, BI memproyeksi inflasi bulanan November akan berkisar 0,16%. 

David bilang, proyeksi inflasi tersebut terbilang masih kecil. “Yang waspada itu di Desember. Kalau di November itu secara musiman memang rendah,” kata David.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×