kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.866   -10,00   -0,06%
  • IDX 6.277   -107,68   -1,69%
  • KOMPAS100 821   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,68   -1,37%
  • ISSI 216   -5,69   -2,56%
  • IDX30 347   -5,77   -1,63%
  • IDXHIDIV20 433   -6,98   -1,59%
  • IDX80 94   -1,46   -1,53%
  • IDXV30 119   -2,04   -1,69%
  • IDXQ30 112   -1,71   -1,50%

Ekonom Bank Mandiri: Pilkada tak beri dampak signifikan pada pertumbuhan ekonomi


Kamis, 24 September 2020 / 13:52 WIB
ILUSTRASI. Bakal calon Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie (kiri) bersama bakal calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Mandiri melihat tidak ada dampak signifikan dari pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak terhadap perekonomian Indonesia, khususnya pada kuartal IV-2020. 

Menurut Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro, hal ini disebabkan karena masih ada pembatasan aktivitas untuk mengurangi penyebaran Covid-19, juga akan terbatasnya arak-arakan yang membuat kerumunan. 

“Kalaupun ada dampaknya, akan kecil, tidak sama dengan Pilkada sebelumnya yang langsung ada arak-arakan masif. Ini berdampak pada pengurangan pencetakan kaos dan sebagainya,” ujar Andry via video conference, Kamis (24/9). 

Pertumbuhan ekonomi di kuartal IV-2020 dan hingga di sepanjang tahun 2020 ini menurut Andry akan bergantung dari stimulus yang digulirkan pemerintah untuk menanggulangi dampak Covid-19. 

Baca Juga: Konsumsi masyarakat dan investasi kontraksi, pertumbuhan ekonomi 2020 bisa minus 2%

Sehubungan dengan itu, Andry memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2020 berpotensi masih negatif, akan tetapi tetap ada harapan untuk bisa bergerak ke zona positif meski akan berada di level 0%. 

Sementara untuk keseluruhan tahun 2020, Andry memperkirakan perekonomian akan bergerak di kisaran minus 1% hingga 2,2% yoy. 

Akan tetapi, angin segar terlihat dalam prospek perekonomian di 2021. Perekonomian akan mulai memasuki masa pemulihan di tahun depan, sehingga pertumbuhan ekonomi di 2021 diprediksi bisa mencapai 4,4% yoy. 

Selanjutnya: Pertumbuhan ekonomi kuartal III-2020 diprediksi bisa minus 3%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×