kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Ekonom: 10 negara potensial perluasan ekspor


Senin, 11 September 2017 / 17:37 WIB


Reporter: Choirun Nisa | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - Bank Dunia memperkirakan sepuluh negara teratas dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi pada 2017. Kesepuluh negara tersebut adalah Ethiopia, Uzbekistan, Nepal, India, Tanzania, Djibouti, Laos, Kamboja, Myanmar, dan Filipina.

Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan, data ini dapat dimanfaatkan untuk memperbesar target ekspor Indonesia ke 10 negara tersebut.

"Ketika negara tersebut mempunyai ekonomi yang semakin baik, bisa jadi ini indikasi tumbuhnya permintaan pula," ujar Lana, Senin (11/9).

Namun, tidak semua negara tersebut merupakan mitra ekspor Indonesia, sehingga tidak dapat begitu saja mengekspor. "Selain India dan negara ASEAN, kita tidak bisa mengekspor sesukanya, perlu perjanjian perdagangan lagi," kata Lana.

Hingga kini, kata Lana, ekspor CPO ke India sudah cukup besar. Namun, dari segi manufaktur tekstil dan garmen masih kalah jauh.

Menurut Lana, beberapa barang yang dapat diekspor antara lain produk manufaktur seperti tekstil dan garmen yang bisa diarahkan ke negara-negara tersebut, selain India. Kemudian, CPO dan elektronik dapat diekspor, terutama ke negara yang tergabung dalam ASEAN.

"Elektronik Indonesia lebih efisien sehingga lebih murah dan modelnya lebih modern dibandingkan elektronik di India," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×