kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.910   28,00   0,17%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Efisiensi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Fokus ke Program-Program Penting


Jumat, 31 Januari 2025 / 20:53 WIB
Efisiensi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Fokus ke Program-Program Penting
ILUSTRASI. Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. Sumber Foto: Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Presiden Prabowo Subianto mengintruksikan kementerian dan lembaga  menghemat anggaran. Berdasarkan perintah  kepala negara pada 22 Januari 2025 tersebut, belanja negara ditargetkan dapat dipangkas hingga Rp 306,6 triliun.

Maka, berbagai kementerian berupaya melakukan penyederhanaan. Seperti peringatan hari jadi Imigrasi Indonesia yang ke-75 pada Jumat (31/1). 

“Penyederhanaan kegiatan seremonial ini mendukung efisiensi anggaran negara. Anggaran yang dihemat dari penyelenggaraan acara ini akan dialokasikan untuk program-program lain yang lebih mendesak dan berdampak kepada masyarakat," kata Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, dalam keterangannya, Jumat (31/1). 

Baca Juga: Hasil Efisiensi Anggaran Sebaiknya untuk Pengurangan Kemiskinan

Dalam acara itu, Agus berinteraksi dengan Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Kalimantan Barat beserta stakeholders. Seperti Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bengkayang, Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) dan pelaku usaha mikro, kecil dan Menengah (UMKM). Kesempatan tersebut akan membahas distribusi bantuan sosial bagi masyarakat perbatasan di Kalimantan Bara dan corporate social responsibility (CSR) untuk UMKM. 

Agus juga berinteraksi dengan Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Tengah membahas rencana pembentukan kantor imigrasi di Blora, sebagai salah satu program perluasan layanan keimigrasian di seluruh Indonesia. Perwakilan petugas imigrasi penjaga perbatasan negara juga akan dilibatkan pada kegiatan ini.

Agus menegaskan, efisiensi ini tidak hanya di tingkat pusat, tetapi juga hingga kantor wilayah dan kantor imigrasi serta rumah detensi di seluruh Indonesia. Hal "Kami percaya, efisiensi memperkuat makna peringatan ini,” tutup Agus. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×