kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Efisiensi Anggaran, Mendagri Hitung Ulang Jumlah PNS


Jumat, 06 Agustus 2010 / 15:00 WIB


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Edy Can

BOGOR. Pemerintah Daerah (Pemda) banyak menghabiskan anggarannya untuk belanja pegawai. Dari hitungan Kementerian Dalam Negeri, baik pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota dalam setahun rata-rata menghabiskan anggaran untuk pegawai sebesar 56% dari total anggaran seluruhnya.

"Ini sangat tinggi," ujar Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, seusai rapat kerja nasional di Istana Bogor, Jumat (6/8). Gamawan mengatakan, seharusnya anggaran itu lebih banyak dipakai untuk pembangunan di daerahnya masing-masing.

Karena itu, Kementerian Dalam Negeri bersama dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara akan menyeleksi jumlah aparatur yang berada di daerah. Gamawan menyatakan pihakny akan menghitung kembali jumlah pegawai yang ideal untuk di masing-masing daerah.

"Kami akan susun dan selesai tiga bulan ke depan," ujar mantan Gubernur Sumatera Barat itu. Menurut Gamawan, idealnya jumlah rata-rata pegawai di daerah jika dibandingkan dengan jumlah penduduk itu sebanyak 2,1%.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menginstruksikan menghitung kembali berapa jumlah anggaran yang sebenarnya dibutuhkan di daerah. Termasuk juga soal anggaran yang dibutuhkan untuk gaji dan tunjangan para aparat di daerah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×