kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Efisiensi Anggaran, Mendagri Hitung Ulang Jumlah PNS


Jumat, 06 Agustus 2010 / 15:00 WIB


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Edy Can

BOGOR. Pemerintah Daerah (Pemda) banyak menghabiskan anggarannya untuk belanja pegawai. Dari hitungan Kementerian Dalam Negeri, baik pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota dalam setahun rata-rata menghabiskan anggaran untuk pegawai sebesar 56% dari total anggaran seluruhnya.

"Ini sangat tinggi," ujar Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, seusai rapat kerja nasional di Istana Bogor, Jumat (6/8). Gamawan mengatakan, seharusnya anggaran itu lebih banyak dipakai untuk pembangunan di daerahnya masing-masing.

Karena itu, Kementerian Dalam Negeri bersama dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara akan menyeleksi jumlah aparatur yang berada di daerah. Gamawan menyatakan pihakny akan menghitung kembali jumlah pegawai yang ideal untuk di masing-masing daerah.

"Kami akan susun dan selesai tiga bulan ke depan," ujar mantan Gubernur Sumatera Barat itu. Menurut Gamawan, idealnya jumlah rata-rata pegawai di daerah jika dibandingkan dengan jumlah penduduk itu sebanyak 2,1%.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menginstruksikan menghitung kembali berapa jumlah anggaran yang sebenarnya dibutuhkan di daerah. Termasuk juga soal anggaran yang dibutuhkan untuk gaji dan tunjangan para aparat di daerah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×