kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.940   27,00   0,15%
  • IDX 6.045   8,06   0,13%
  • KOMPAS100 778   0,72   0,09%
  • LQ45 596   0,59   0,10%
  • ISSI 210   -0,01   -0,01%
  • IDX30 331   0,72   0,22%
  • IDXHIDIV20 424   0,91   0,22%
  • IDX80 89   0,01   0,01%
  • IDXV30 115   0,28   0,25%
  • IDXQ30 108   0,26   0,24%

Effendi Simbolon dan Rieke Diah terancam sanksi


Minggu, 09 November 2014 / 09:25 WIB
ILUSTRASI. Simak tren kamar tidur di tahun 2023 mulai dari pemilihan warna, gaya dan bahan yang digunakan


Sumber: TribunNews.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. PDI Perjuangan menegaskan seluruh kadernya harus mendukung apapun kebijakan pemerintah terkait harga bahan bakar minyak (BBM). Juru Bicara PDI Perjuangan, Eva Sundari, mengatakan jika harga BBM dinaikkan, seluruh kader tanpa terkecuali harus mendukung dan tidak bisa melawan.

"Dari rapat DPP kemarin dan juga sudah disosialisasikan kepada seluruh DPD, ketua umum (Megawati Soekarnoputri) sudah tegaskan apapun kebijakan yang diambil pemerintah Jokowi-JK, harus full support. Tidak boleh justru mempertanyakan apalagi kemudian melawan atau tidak setuju," tegas Eva di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (8/11/2014).

Menurut Eva, jika ada kader bersikap berlainan seperti pesan Megawati, konsekuensinya adalah dijatuhkan sanksi. Kata dia, itu juga berlaku terhadap Effendi Simbolon dan Rieke Diah Pitaloka yang menolak rencana kenaikan BBM

"Mekanisme normal, mungkin peringatan dan seterusnya. Saya enggak yakin ya, kalau itu sudah jadi putusan DPP maka seluruh fraksi seluruh DPD, DPC, punya kewajiban untuk patuhi garis partai," tukas Eva. (Eri Komar Sinaga)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×