kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Duterte ingin terapkan hukuman gantung di Filipina


Selasa, 17 Mei 2016 / 12:58 WIB
Duterte ingin terapkan hukuman gantung di Filipina


Sumber: voaindonesia | Editor: Yudho Winarto

Duterte juga mengatakan akan berupaya mengadakan perundingan dengan Tiongkok untuk menyelesaikan sengketa di Laut Cina Selatan, dan mempertimbangkan untuk menawarkan jabatan kabinet kepada pemberontak komunis.

Dalam pidato pertamanya sejak terpilih 9 Mei lalu – yang disiarkan oleh televisi secara nasional – Duterte mengatakan akan melancarkan ofensif militer besar-besaran untuk menghancurkan ekstremis Abu Sayaf di Pulau Jolo, Filipina Selatan.

Pengumuman itu, yang sangat berbeda dengan kebijakan pemerintah saat ini – menggambarkan janji kampanyenya yang bernada sesumbar untuk menghapus kejahatan dan korupsi di negara miskin itu dalam waktu 3 sampai 6 bulan. Pejabat-pejabat polisi mengatakan rencana itu tidak mungkin akan dapat diwujudkan, terbukti dengan masih tingginya angka kejahatan di kota Davao dimana Duterte menjabat sebagai wali kota selama lebih dari 22 tahun.

Militer Filipina selama puluhan tahun telah memerangi pemberontak Marxist di pedalaman negara itu. Duterte mengatakan ia tampaknya akan menawarkan jabatan kabinet – yaitu di bidang sumber daya alam dan lingkungan hidup, reformasi agraria, kesejahteraan sosial dan ketenagakerjaan – kepada pemberontak komunis. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×