kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Duta Graha mundur dari tender gedung baru DPR


Kamis, 28 April 2011 / 12:15 WIB
ILUSTRASI. Pejalan kaki melintas dekat logo perusahaan PT Asuransi Jiwasraya di Jakarta


Reporter: Dwi Nur Oktaviani | Editor: Edy Can

JAKARTA. PT Duta Graha Indah Tbk (DGIK) akhirnya mundur dari tender proyek pembangunan gedung baru DPR. Pengunduran tersebut terkait dengan dugaan suap perusahaan properti tersebut yang sedang diusut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kepala Biro Pemeliharaan Bangunan dan Instalasi Sekretariat Jendral DPR Sumirat menyatakan DGIK menyampaikan pengunduran diri lewat surat kemarin sore (27/4). Surat itu diteken oleh Direktur Utama DGIK Dudung Purwadi dan ditujukan ke panitia tender. "Panitia kemarin melapor ke saya sambil membawa surat pengunduran diri," ujar Sumirat, Kamis (28/4).

Sumirat menjelaskan alasan DGIK itu karena perkembangan terakhir dalam pemberitaan di sejumlah media. Menurutnya, perusahaan tersebut mundur demi kebaikan dan untuk menghindari polemik yang semakin luas.

DGIK diduga terlibat suap dalam proyek pembangunan wisma atlet untuk keperluan SEA Games 2011. KPK telah menangkap salah satu pejabat DGIK Mohammad El Idris yang diduga telah menyuap Sekretaris Menteri Pemuda dan OlahRaga Wafid Muharam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×