kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.719   38,00   0,21%
  • IDX 6.479   -55,47   -0,85%
  • KOMPAS100 858   -7,98   -0,92%
  • LQ45 653   -6,45   -0,98%
  • ISSI 224   -0,94   -0,42%
  • IDX30 362   -3,83   -1,04%
  • IDXHIDIV20 452   -5,74   -1,25%
  • IDX80 98   -0,88   -0,89%
  • IDXV30 125   -1,24   -0,98%
  • IDXQ30 117   -1,12   -0,95%

Dua WNI dipastikan berhasil kabur dari Abu Sayyaf


Kamis, 18 Agustus 2016 / 15:32 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto memastikan, dua dari 11 warga negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina, berhasil melarikan diri.

"Kita dapat hadiah 17-an. Kemarin dapat berita dua orang lolos dari tangan penculik," ujar Wiranto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (18/8/2016).

Dua WNI tersebut, yakni bernama Sofyan dan Ismail. Sofyan kini berada di Zambuanga, sementara Ismail berada di Sulu. Keduanya sudah berada di otoritas Filipina dan tengah menjalani pemeriksaan kesehatan.

Wiranto enggan mengungkapkan bagaimana cara kedua WNI anak buah kapal niaga tersebut bisa lolos dari penculik. Ia mengatakan, biarkan mereka yang bercerita proses melarikan diri.

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Filipina pun telah dikonfirmasi atas peristiwa itu. KBRI tengah mengawal pemeriksaan kesehatan sandera di Filipina untuk kemudian dibawa kembali ke Tanah Air.

Wiranto berharap perkembangan pembebasan sisa para sandera lebih baik lagi ke depannya. Pemerintah Filipina sudah memberikan ancaman serius kepada para penyandera melalui tekanan militer sekaligus psikologis.

"Oleh sebab itu kami doakan agar teman-teman kita yang tersandera cukup lama itu segera bisa bebas," ujar Wiranto.
Kompas TV Satu Korban Sandera Abu Sayyaf Bebas

(Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×