kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

DPRD DKI masih tunda kenaikan tarif angkutan


Selasa, 02 Juli 2013 / 07:52 WIB
ILUSTRASI. Manfaat telur bebek untuk Kesehatan.


Reporter: Fahriyadi | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta masih belum menyetujui usulan kenaikan tarif angkutan umum. Kenaikan baru disetujui bila ada kajian Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta atas hak dan jaminan pelayanan terhadap penumpang.


Wakil Ketua DPRD DKI Triwisaksana menegaskan, bila tarif angkutan umum naik, masyarakat harus mendapatkan jaminan kenyamanan dan keamanan dalam transportasi publik.


Menurutnya, persoalan angkutan umum yang suka ngetem, adanya supir tembak, penyebab polusi serta acap kali menjadi pemicu terjadinya pelecehan seksual di malam hari harus diselesaikan. "Ini pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan," kata politisi PKS itu, Senin (1/7).


Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T. Purnama bilang, DKI sudah menyetujui usulan Organisasi Angkutan Darat (Organda) atas kenaikan tarif angkutan menjadi Rp 3.000 per penumpang. Hanya saja, meski belum ada putusan resmi dari DPRD, banyak angkutan umum yang sudah memberlakukan tarif baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×