kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.713   5,00   0,03%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

DPRD akan panggil Ahok terkait unjuk rasa ormas


Sabtu, 11 Oktober 2014 / 09:16 WIB
ILUSTRASI. Jelang KTT ASEAN, Batik Air sediakan 23.616 kursi selama periode ini dengan rute langsung ke Labuan Bajo dari Bali dan Jakarta


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA.  Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohammad Taufik mengatakan, pihaknya berencana memanggil Wakil Gubernur DKI Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama terkait serangkaian unjuk rasa sejumlah organisasi kemasyarakatan yang menentang dirinya menjabat sebagai kepala daerah.

"Dewan punya hak dijamin undang-undang, mulai hak bertanya sampai menyatakan pendapat. Saya kira apa yang disampaikan (unjuk rasa ormas penentang Ahok) pada kami, barangkali akan menjadi dasar untuk memutuskan sesuatu," kata Taufik di Gedung DPRD DKI, Jumat (10/10).

Taufik memaparkan, serangkaian aksi unjuk rasa ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Secara kebetulan, kata dia, keresahan tersebut berhubungan dengan Ahok.

"Ini menimbulkan keresahan. Tiap Jumat, lho. Dari makin hari makin besar. Tentunya dewan punya kewajiban untuk menampung aspirasi dan juga menyelesaikan," ujar politisi Partai Gerindra itu.

Sampai sejauh ini, sudah ada empat ormas yang telah melakukan aksi unjuk rasa di Gedung DPRD dan menyatakan diri menentang naiknya Ahok sebagai Gubernur DKI yang baru. Keempat ormas itu yakni Front Pembela Islam, Forum Betawi Rempug, Forum Komunikasi Anak Betawi, dan yang terakhir Forum Umat Islam. (Alsadad Rudi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×